7 Pesan Positif Serial Nussa dan Rarra yang Bisa Diajarkan ke Anak

Tontonan yang cocok untuk anak-anak ketika waktu ngabuburit

14 Mei 2020

7 Pesan Positif Serial Nussa Rarra Bisa Diajarkan ke Anak
Instagram.com/nussaofficial

Mengisi waktu ngabuburit anak bisa dilakukan dengan cara yang positif, bahkan mampu membentuk kepribadian di masa depan. 

Saat menjelajahi YouTube untuk mencari tontonan untuk si Kecil, maka channel Nussa Official bisa alternatif selama ngabuburit menunggu waktu berbuka. 

Di setiap episode, karakter Nussa dan Rarra bisa menjadi teladan karena baik saat ditiru oleh anak-anak.

Jika Mama ingin mengetahui berbagai pembelajaran yang bisa didapatkan oleh anak-anak dari karakter Nussa dan Rarra, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Diharapkan pembelajaran positif dari serial Nussa dan Rarra bisa membentuk karakter anak menjadi lebih positif. 

1. Mengajarkan untuk belajar toleransi 

Memperkenalkan sikap toleransi ke anak sejak dini ternyata bisa bermanfaat lho, Ma. Orangtua memiliki peran penting untuk menanamkan sikap toleransi kepada anak. 

Ada berbagai hal sederhana yang pelan-pelan bisa diperkenalkan kepada anak terkait sikap toleransi, yakni mengajarkan untuk memaknai arti perbedaan, memahami keadaan orang lain hingga saling mempererat tali silaturahmi satu sama lain. 

Peran orangtua memang dibutuhkan untuk menjadikan anak-anak menjadi pribadi yang lebih positif. Apalagi jika ia diajaran sikap toleransi, sehingga dirinya bisa lebih berpikir terbuka dan berempati terhadap perbedaan yang ada.

Melalui video ini, Nussa dan Rarra memberikan contoh bahwa menolong orang lain harus ikhlas serta tanpa pamrih. 

Pesan dari Nussa: Mudahkanlah urusan orang lain, maka Allah akan memudahkan urusan kita. 

2. Mengajarkan untuk belajar tentang adab minta izin 

Ditanya dulu kalau meminjam 
Barang milik orang lain
Jangan memaksa yang tak diberi 
Allah pasti tak akan suka
Biasakan, izin dulu
Biasakan, menghormati

Begitulah sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh Nussa. Dalam episode ini, Nussa memberikan pembelajaran baru kepada anak-anak mengenai adab minta izin melalui sebuah lagu yang mudah sekali diingat. 

Dari lagu ini, anak-anak diajarkan untuk selalu meminta izin terlebih dahulu setiap kali meminjam barang milik orang lain. 

Pesan dari Nussa: Jika ingin diperlakukan baik, berlakulah baik dan jika tidak ingin mendapatkan sebaliknya. Jangan lakukan itu terhadap orang lain. 

Editors' Picks

3. Mengajarkan untuk belajar eksplorasi

Di setiap pertumbuhan dan perkembangan anak, orangtua perlu memberikan pendampingan untuk belajar bereksplorasi. 

Pengalaman bereksplorasi tentu menjadi sebuah momen yang tidak akan bisa dilupakan ya, Ma. Apalagi saat anak-anak melakukan kegiatan sesuai keinginannya karena akan memberikan beragam pembelajaran baru.

Dalam episode ini, Nussa memberikan contoh kepada anak-anak bahwa melakukan eskplorasi sangat menyenangkan. Apalagi ini mampu menciptakan rasa ingin tahu yang tinggi sejak kecil. 

Pesan dari Nussa: Penuhilah diri dengan ilmu yang baik dan bermanfaat. Karena manusia yang paling baik adalah yang bermanfaat bagi orang banyak. 

4. Mengajarkan untuk belajar dzikir 

Agama tentu menjadi pondasi utama yang perlu diperkenalkan keluarga kepada anak sejak usia dini. 

Seperti kain yang masih berwarna putih, orangtua perlu menanamkan hal-hal baik kepada anak termasuk mengenalkan mereka kepada sang Pencipta. 

Dalam episode berjudul "Ayo Berdzikir", Umma mengingatkan kepada Nussa dan Rarra tentang dzikir mulai dari tasbih, takbir dan tahmid. Tak hanya mengingatkan beberapa bacaan saja, namun sekaligus dengan artinya.  

Pesan dari Nussa: Dengan menyebut nama Allah, kita terhubung dengan-Nya. Semakin dekat kita kepada Allah, maka Allah akan lindungi kita. 

5. Mengajarkan untuk belajar berkata baik

Berkata baik atau diam 
Jangan sakiti orangtuamu
Berkata baik atau diam 
Jangan sakiti teman-temanmu

Sepenggal lirik yang dinyanyikan oleh Nussa ini memberikan nasihat positif untuk anak-anak agar tidak berkata kasar atau bahkan membantah orangtua. 

Dalam lagu ini, Nussa mengingat bahwa setiap kali bersikap atau mengeluarkan kata-kata ada malaikat yang selalu mencatat.

"Kita harus bisa berkata yang baik," ucap Nussa. 

Pesan dari Nussa: Perhatikan, orang-orang baik itu diawali dengan lisan yang baik. Perbaiki lisan kita, maka hari-hari kita akan jadi lebih menyenangkan. 

6. Mengajarkan untuk lebih mengenal nama-nama nabi

Sejak usia dini, pengenalan nama-nama Nabi perlu diajarkan kepada anak. Sambil mengisi waktu ngabuburit selama puasa, Mama dapat memperkenalkan nama 25 Nabi kepada anak. 

Dalam episode ini, Nussa, Rarra dan Abdul sedang menghafal nama-nama Nabi. Anak-anak pun bisa sekaligus belajar sesuai dengan lagu yang telah dinyanyikan oleh Nussa. 

Lewat sebuah lagu tentu akan membantu anak-anak semakin mudah untuk menghafalkan 25 nama Nabi. 

Pesan dari Nussa: Hafalkan nama para Nabi. Kisah mereka kita kenali agar jadi teladan bagi kita. Berbuat amal terbaik yang mengantarkan kita ke surga. 

7. Mengajarkan untuk memahami huruf Hijaiyah

Seperti yang sudah Mama ketahui bahwa huruf hijaiyah merupakan huruf alfabet yang berasal dari Arab. Huruf hijaiyah dan cara bacanya harus memiliki aturan urutan yang berbeda dengan terminologi abjad.

Hal inilah yang perlu orangtua perkenalkan kepada anak-anak. 

Dalam episode ini, Nussa dan Rarra bernyanyi sambil menghafalkan huruf Hijaiyah. Mungkin dengan lagu, anak mama juga bisa terbantu dalam mengenal dan menghafal huruf-huruf Hijaiyah menjadi lebih mudah. 

Pesan dari Nussa: Belajar menyempurnakan lafal huruf-huruf Hijaiyah agar ketika membaca Alquran sempurna kebaikan kita. 

Itulah berbagai pembelajaran dari karakter Nussa dan Rarra, sehingga si Kecil bisa mendapatkan tontonan dengan konten yang positif dan mendidik.

Semoga dengan semakin banyaknya konten positif bisa membantu anak mama tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. 

Mulai sekarang berikan tontonan positif kepada anak-anak yuk, Ma! 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.