Ajari Kedisiplinan, 5 Cara Mengasuh anak a la Orangtua di Jepang

Mengajarkan anak agar bertanggung jawab dan mandiri

26 Juli 2021

Ajari Kedisiplinan, 5 Cara Mengasuh anak a la Orangtua Jepang
Freepik

Seperti yang Mama tahu, negara Jepang dikenal dengan kebudayaannya yang penuh disiplin, kerja keras, dan penuh tanggung jawab yang tinggi. Sehingga inilah yang membuat anak-anak di Jepang telah dididik tentang kedisiplinan, tata krama, dan tanggung jawab sejak dini.

Pola asuh ini juga dapat Mama terapkan pada anak sejak usia dini lho, karena karakter di atas penting untuk kehidupan anak sehari-hari sampai masa depan.

Bagaimana cara mengasuh anak a la orangtua di Jepang?

Simak beberapa informasinya yang telah Popmama.com di bawah ini!

1. Memahami bagaimana perasaan anak dengan baik

1. Memahami bagaimana perasaan anak baik
Pexels/ketut-subiyanto

Orangtua di Jepang selalu mencoba untuk memahami bagaimana perasaan anak dalam berbagai situasi. Menempatkan perhatian secara penuh sangat penting untuk memahami perasaan si Kecil.

Maka dari itu penting bagi Mama untuk mendengarkan dan memahami balita ketika ia sedang mencoba mengekspresikan emosinya, baik itu marah, menangis, senang, atau malu.

Misalnya, kebanyakan orangtua di Jepang akan membiarkan anaknya marah hingga merasa puas, setelah itu baru dibantu untuk lebih tenang. Dengan melakukan hal ini, anak juga akan belajar untuk mengenali dan menghargai bagaimana perasaan dan emosi orang lain.

2. Menghargai privasi anak sangatlah penting

2. Menghargai privasi anak sangatlah penting
Pexels/Ketut Subiyanto

Orangtua di negara Jepang sangat menjaga privasi atau urusan anaknya dari orang lain. Mereka tidak akan membicarakan tentang anak-anak mereka kepada tetangga atau teman-teman. 

Tak hanya itu, mereka juga menutupi bagaimana kenakalan anak, kebiasaan sehari-hari, hingga bahkan prestasi yang membanggakan sekalipun. 

Hal ini dianggap sangat baik untuk menjaga anak dari berbagai perasaan yang berlebihan.

Editors' Picks

3. Menjadi panutan bagi anak

3. Menjadi panutan bagi anak
Freepik/Jcomp

Seperti yang telah Mama ketahui, balita ibarat spons yang mudah meresap apapun di sekelilingnya, sehingga orang-orang terdekat, khususnya orangtua dapat memberikan contoh yang baik bagi anak.

Contoh terbaik yang akan ditiru anak bukan dari kata-kata atau omelan saja, namun justru dari perilaku nyata yang ditunjukkan.

Inilah yang juga dilakukan oleh orangtua di Jepang, di mana mereka memberikan contoh langsung tentang hal-hal yang benar. Sehingga anak mereka akan bercermin dari perilaku orangtuanya tersebut.

4. Membangun kedekatan emosi dengan anak

4. Membangun kedekatan emosi anak
Freepik/Tirachardz

Di Jepang, kedekatan orangtua dan anak, khususnya Mama sangatlah erat. Ini dilakukan dengan cara memberikan kedekatan emosi pada anak. Hal ini penting agar si Kecil bisa terbuka dan jujur terhadap perasaannya masing-masing.

Ini ditunjukkan tidak hanya pada saat mengasuh anak di rumah, tapi pada saat ketika pergi berbelanja atau pada saat bersepeda bersama. Kedekatan antara Mama dan anak, adalah bentuk dari pengungkapan rasa sayang pada anak.

5. Pentingnya pendidikan disiplin dan mandiri

5. Penting pendidikan disiplin mandiri
Freepik/Tirachardz

Ketika membahas tentang negara Jepang, Mama mungkin sudah tak meragukan pendidikan disiplin dan mandirinya. Didikan sejak kecil tentang tata krama, menghormati orang lain, dan menghargai waktu adalah kunci utama dalam pembentukan karakter ini.

Tingkat kesadaran yang tinggi dan karakter yang sudah melekat erat dalam diri anak-anak di Jepang, menjadikan hal sebagai kebiasaan sehari-hari.

6. Mengajari anak tentang kesetaraan

6. Mengajari anak tentang kesetaraan
Freepik/Tirachardz

Sejak awal, anak-anak diajari tentang kesetaraan. Ini ditunjukkan ketika banyak anak-anak bangsawan bahkan bersekolah di sekolah atau kegiatan yang sama dengan anak-anak lain.

Dalam filosofi Jepang, anak-anak dibesarkan dengan nilai pengabdian dan diajarkan untuk menanggalkan kepentingan pribadi, terlebih lagi ketika anak masih berada di tahun-tahun awal.

Dengan cara ini, anak-anak belajar nilai-nilai penting untuk hidup bersama dalam masyarakat dan kesetaraan saat bersosialisasi.

7. Makan menjadi proses yang menyenangkan

7. Makan menjadi proses menyenangkan
Freepik

Rahasia pengasuhan orangtua di Jepang yang bahkan ingin diadopsi oleh orang dewasa? Kotak bento untuk anak-anak!

Makan siang untuk anak-anak sekolah di Jepang terkenal di seluruh dunia. Ini adalah salah satu cara untuk membuat anak-anak makan lebih sehat tanpa membuat makanan membosankan.

Kebiasaan ini juga bisa mulai dibentuk dari membiarkan anak-anak membantu Mama di dapur, mengatur porsi makanan, atau mengemasnya dengan cara yang menyenangkan.

Orangtua di Jepang berfokus untuk menjadikan makan sebagai proses yang menyenangkan bagi anak-anak, alih-alih memperlakukannya sebagai tugas.

Nah itulah beberapa cara mengasuh anak a la orangtua di Jepang yang bisa Mama terapkan. Menjadi orangtua adalah tugas yang berat. Ada banyak pasang surut, beberapa momen berharga dan tentu saja, ada momen kesalahan.

Namun tak perlu khawatir, dengan mendapatkan inspirasi dari pola pengasuhan orangtua di Jepang, diharapkan si Kecil dapat tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab dan mandiri. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.