8 Pesan Moral dari Tokoh Kartun Kesukaan Anak

Tidak hanya menghibur, namun juga mendidik anak!

20 Januari 2021

8 Pesan Moral dari Tokoh Kartun Kesukaan Anak
Freepik/Miksturaproduction

Hampir semua orang suka menonton kartun baik anak hingga orang dewasa.

Selain memberikan hiburan, beberapa kartun memiliki pesan untuk mengajarkan penonton tentang kehidupan, walaupun sebagian besar anak mungkin belum mengerti apa yang karakter kartun coba katakan kepadanya.

Kebanyakan orangtua suka mengajari anak pesan moral di balik kartun. Mama mungkin melakukannya juga, bagi anak mungkin semua itu masuk akal ketika ia sudah dewasa.

Sebagai anak, ia awalnya hanya mengagumi keindahan dan kelucuan beberapa karakter kartun, tetapi saat dewasa nanti ia dapat mengagumi perilaku dan nilai-nilai dari kartun favoritnya.

Kali ini Popmama.com akan membahas beberapa pesan moral yang diajarkan dalam karakter kartun anak. Mama dapat menceritakan hal ini pada anak sambil menyaksikan kartun tersebut, agar anak bisa mudah memahami pesan moral yang disampaikan.

1. Mr. Bean

1. Mr. Bean
Comedy.co.uk

Siapa yang tidak kenal tokoh Mr. Bean? Sejak seriesnya yang banyak disaksikan oleh anak-anak dan orang dewasa, Mr. Bean juga diproduksi dalam bentuk animasi.

Diceritakan Mr. Bean adalah lelaki yang tidak punya sahabat manusia, namun ia selalu bahagia.

Dia memiliki satu-satunya sahabat, Teddy yang merupakan boneka beruang berwarna coklat. Karakter Mr. Bean mengajarkan anak bahwa tidak perlu membutuhkan orang lain untuk membuatnya bahagia. Karena kebahagiaan hanya datang dan ditemukan di dalam diri.

Artinya, tidak menjamin punya banyak teman membuat anak bahagia. Karena kebahagiaan itu diatur oleh diri sendiri.

Seorang anak bisa bahagia walaupun hanya punya sedikit teman, namun ia juga harus bisa mencintai dirinya sendiri.

Berbahagialah dan puas dengan diri sendiri, serta nikmati kebersamaan dengan diri sendiri. Animasi Mr. Bean telah ditayangkan sejak 2002 selama 130 episode yang dibagi dalam 5 seasons. Episode terakhirnya ditayangkan pada tahun 2004.

2. Tom and Jerry

2. Tom and Jerry
Looper.com

Disaksikan oleh setiap orang dari segala kalangan usia, karakter kartun Tom and Jerry ini terkenal akan pertemanan seumur hidup yang tidak biasa di dunia saat ini.

Tom, kucing yang terkenal kejam namun manja, selalu gagal untuk mendapatkan Jerry, tikus yang menggemaskan namun cerdas.

Tom and Jerry dapat membuat anak tertawa melalui perkelahian dan balas dendamnya, tetapi juga membuat kami memahami arti persahabatan yang sebenarnya.

Tom and Jerry mengejar satu sama lain di sepanjang hidupnya, namun mereka juga tidak bisa hidup tanpa satu sama lain.

Episode terakhir Tom and Jerry dari serial aslinya yang disutradarai oleh Hanna dan Barbera adalah Blue Cat Blues, yang dirilis pada tahun 1956.

3. Spongebob Squarepants

3. Spongebob Squarepants
Denofgeek.com

Karakter sponge berwarna kuning yang menggunakan celana pendek ini menjadi populer karena petualangannya bersama teman-temannya di bawah laut yaitu Bikini Bottom. Dari kartun SpongeBob Squarepants, mengajari anak untuk cara melihat kebaikan dalam segala hal.

Karakter kartun ini menampilkan karakter yang positif dan menunjukkan betapa pentingnya mengikuti panggilan hati. Spongebob memiliki semangat hidup yang juga kekanak-kanakan.

Ia pun mengajari bahwa seseorang menjadi tua karena bertambahnya usia tetapi tidak dengan pemikiran mereka.

Namun Spongebob mengikuti apa yang ingin dia lakukan dan mencintai profesinya sebagai juru masak krabby patty meskipun profesinya kurang dihargai dan itulah yang diajarkan karakter kartun ini kepada anak dan orang dewasa.

Editors' Picks

4. The PowerPuff Girls

4. The PowerPuff Girls
Teenvogue.com

Kebanyakan kartun, menampilkan karakter pahlawan atau superhero laki-laki. Berbeda dengan The PowerPuff Girls yang populer karena melawan stereotip. Anggota The PowerPuff Girls yang terdiri dari Bubbles, Blossom dan Buttercup adalah anak perempuan super yang bisa menyelamatkan kota dan melindungi orang-orang dari kekuatan jahat.

The PowerPuff Girls tidak hanya menunjukkan bagaimana menghadapi semua masalah dengan keberanian, tetapi juga menunjukkan bekerja bersama-sama. Kartun inipun melawan stereotip gender dengan menampilkan The PowerPuff Girls sebagai protagonis dan penjahat laki-laki bernama Mojo Jojo dan HIM.

Kartun ini juga menggambarkan setiap anak perempuan memiliki keunikan dan kemampuannya masing-masing. Kartun The PowerPuff Girls ini berlangsung hingga 2005 dengan menayangkan 78 episode.

5. Bob the Builder

5. Bob the Builder
Cbs.com

Seperti lagu tema Bob the Builder, alur ceritanya  seperti lagunya, penuh dengan kepositifan dan energi. Faktanya, dalam kartun ini, Bob bersama rekannya Wendy dan kendaraan konstruksi yang sangat lincah memperbaiki segala sesuatu yang rusak.

Bukankah setiap anak harus belajar membantu memperbaiki benda atau bertanggung jawab setelah merusak sesuatu?

Jadi, lain kali ketika anak mengalami rintangan atau kesulitan dalam hidup, ingatkan ia dengan Bob dan lagu temanya. Acara ini pertama kali ditayangkan pada tahun 1998, kemudian Bob terakhir kali memperbaiki barang pada tahun 2004 dengan menyelesaikan lebih dari 250 episode.

6. Timon dan Pumbaa

6. Timon Pumbaa
Walkingtheshoreline.com

Hakuna Matata, yang berarti tidak perlu khawatir. Ini mungkin adalah frase yang mengajarkan anak untuk mengurangi kekhawatiran setiap hari untuk menghindari stres. Setelah Tom and Jerry, Timon dan Pumbaa adalah pasangan sahabat lain yang harus anak pelajari.

Timon dan Pumbaa memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Timon adalah seorang meerkat yang bijak, yang dengan licik mengklaim ide Pumbaa sebagai miliknya. Sedangkan Pumbaa adalah babi hutan yang polos.

Pumbaa adalah pejuang yang tak kenal takut, siap bertarung kapan pun dibutuhkan. Dan, meskipun dia selalu bau dan sering kentut, ia mencintai dirinya sendiri dan bangga dengan kemampuannya. Mereka adalah duo yang berkeliaran di hutan dan menjalani kehidupan tanpa beban.

Mereka menggambarkan bagaimana sahabat yang tidak pernah bisa hidup tanpa satu sama lain.

7. Dragon Ball Z

7. Dragon Ball Z
Wallpaperflare.com

Kemudian pelajaran hidup yang bisa dari kartun aksi-petualangan, Dragon Ball Z adalah kisah Gohan yang kecil, cerdas dan kuat, sehingga menjadi salah satu nama karakter kartun paling populer, yang akan diingat sebagai saiyajin terkuat yang pernah ada.

Gohan dapat selamanya dalam ingatan anak sebagai pahlawan super kartun yang tidak pernah menyerah dan terus-menerus mendorong dirinya sendiri. Terlepas dari berapa kali dia dipukuli, dikalahkan, dan dihancurkan.

Gohan selalu menemukan kekuatan mental yang tak terlukiskan, yang membuatnya lebih bertekad dan lebih kuat dari sebelumnya.

8. Scobby Doo

8. Scobby Doo
Latimes.com

Jika anak sering menyaksikan kartun Scooby Doo anak tentunya akan melihat bahwa di hampir setiap episode kartun ini, setiap ‘hantu’ yang mengganggu merupakan manusia, dan bukanlah hantu asli.

Oleh karena itu, pelajaran hidup pertama yang diajarkan Scooby Doo dan teman-temannya adalah untuk tidak memiliki opini dan kecenderungan yang salah tentang orang lain.

Tapi, kartun ini juga mengajari hal lain. Pelajaran hidup kedua dari kartun Scooby Doo adalah siapapun bisa menjadi pemecah masalah. Apa artinya? Scooby Doo dan teman-temannya selalu bisa memecahkan setiap misteri dari petualangan yang mereka lalui.

Itulah 8 kartun yang mengajarkan anak tentang pelajaran hidup. Dari Timon dan Pumba hingga Tom dan Jerry, dari The PowerPuff Girls hingga Mr. Bean, anak harus belajar banyak dari setiap karakter kartun.

Serta masih banyak lagi serial kartun dan jumlah pelajaran hidup yang mereka ajarkan kepada anak. Dari hal ini dapat menginspirasi Mama agar bisa mengajarkan anak tentang pesan moral dengan cara yang menyenangkan sambil membuat anak tertawa.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.