7 Kata-Kata yang Perlu Anak Dengar agar Menjadi Pribadi yang Tangguh

Pribadi yang tangguh dibutuhkan untuk menghadapi kehidupan anak di masa depan

10 November 2021

7 Kata-Kata Perlu Anak Dengar agar Menjadi Pribadi Tangguh
Pexels/Keira Burton

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Sebab, anak dengan kepribadian demikian akan sangat berguna dalam menghadapi berbagai tantangan hidupnya di masa depan nanti.

Meski bukan hal yang instan dan menjadi bawaan lahir, Mama dan Papa bisa kok mendidik mereka sejak kecil agar kelak menjadi sosok yang kuat dan tangguh dalam berbagai situasi.

Selain berupa didikan yang terlihat nyata, cara lain yang bisa digunakan dalam membentuk anak tangguh adalah melalui afirmasi berupa kata-kata positif yang perlu mereka dengar sejak dini.

Apa saja sih kata-kata positif yang bisa membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh? Berikut Popmama.com akan memberi tahukan 7 kata-kata positif yang bisa Mama terapkan pada anak.

1. Tunjukkan rasa bangga Mama dan Papa padanya

1. Tunjukkan rasa bangga Mama Papa padanya
Pexels/amber currin

"Wah, adik udah pandai merapikan mainannya tanpa dibantu. Mama bangga lho sama kamu!"

Terlihat sederhana, namun kata-kata seperti ini bisa membuat anak merasa bahwa apa yang ia kerjakan menjadi lebih dihargai di mata orangtuanya. Dengan menunjukkan kata-kata bangga akan suatu hal positif yang anak lakukan, maka ini akan membuatnya tumbuh lebih kuat dan tangguh di masa mendatang.

2. Ajarkan anak untuk tidak mudah menyerah

2. Ajarkan anak tidak mudah menyerah
Freepik

"Nggak apa, kalau salah yang penting kan kamu udah pernah coba. Tetap semangat coba lagi dilain waktu."

Kata-kata demikian bisa membantu anak menumbuhkan rasa semangat untuk tidak mudah menyerah jika mengalami kegagalan. Gagal bukan berarti tidak bisa mencoba lagi, justru gagal bisa menjadi inspirasi bagi anak agar tetap semangat demi keberhasilan dilain waktu.

Editors' Picks

3. Berita tahu bahwa gagal adalah hal wajar

3. Berita tahu bahwa gagal adalah hal wajar
Freepik/Ansiia

"Nggak apa ya gagal, wajar kok. Mama sama Papa juga dulu pernah begitu, habis itu bangkit buat coba lagi."

Selain mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah, Mama juga bisa memberi tahunya bahwa kegagalan yang ia alami bukanlah akhir dari segalanya. Itu adalah hal wajar yang bisa saja terjadi, bahkan Mama dan Papa pun pernah mengalami hal serupa namun tetap berusaha untuk mencoba kembali.

4. Minta anak melakukan sendiri terlebih dahulu

4. Minta anak melakukan sendiri terlebih dahulu
Freepik/fwstudio

"Coba adik lakukannya sendiri dulu ya? Nanti kalau memang benar-benar nggak bisa, adik boleh minta bantuan sama Mama, Papa, atau kakak."

Kata-kata seperti ini bukan berarti membiarkan anak melakukan suatu pekerjaan seorang diri, Ma. Justru cara seperti ini akan membuat anak menjadi pribadi yang mandiri dan mau berusaha melakukan sesuatu. Jika anak sudah berusaha namun tak kunjung bisa, biarkan anak meminta bantuan untuk membimbingnya mengerjakan hal tersebut.

5. Berikan kepercayaan bahwa anak bisa melakukannya

5. Berikan kepercayaan bahwa anak bisa melakukannya
Freepik/Jcomp

"Susah ya? Gapapa, yuk kita coba lagi besok ya. Meskipun susah, Mama percaya kok kalau kamu bisa melakukannya."

Jika anak mengalami kegagalan saat mengerjakan sesuatu, cobalah datang untuk memebrikan ketenangan sekaligus hiburan padanya. Beri tahu anak bahwa Mama akan selalu mendampinginya dan selalu percaya akan kerja keras yang ia lakukan. Dengan begitu, anak akan terpancing untuk kembali mencoba di kemudian hari.

6. Beri tahu anak bahwa rasa takut pun wajar dialami

6. Beri tahu anak bahwa rasa takut pun wajar dialami
Freepik/Gpointstudio

Nggak apa, setiap orang terkadang memiliki rasa takut, kok. Tapi kamu harus tetap coba buat membuktikan kalau ternyata ketakutan itu bisa kamu hadapai."

Selain kegagalan, rasa takut juga wajar dialami oleh setiap orang, pun pada anak-anak. Saat anak merasa takut mencoba sesuatu, beri tahu padanya bahwa takut adalah hal yang wajar. Namun, jangan sampai ketakutannya membuat anak tidak berani maju ya, Ma. Cobalah yakinkan dan beri kepercayaan pada anak bahwa ia bisa melakukannya.

7. Belajar dari kesalahan yang diperbuat sebelumnya

7. Belajar dari kesalahan diperbuat sebelumnya
Pexels/August de Richelieu

"Semua orang kadang membuat kesalahan, kok. Bahkan Mama, Papa, dan kamu juga begitu. Justru kesalahan bisa jadi kesempatan terbaik untuk mempelajari sesuatu yang baru."

Alih-alih memarhi anak yang berbuat salah, Mama bisa memberi tahu pada mereka untuk belajar dari kesalahan tersebut demi keberhasilan di masa mendatang. Setiap orang pernah berbuat kesalahan, dari situlah mereka bisa kembali bangkit dan mempelajari sesuatu yang baru nantinya.

Itulah kata-kata motivasi yang perlu anak dengar agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Selamat mencoba di rumah ya, Ma. Semoga si Kecil bisa menjadi pribadi yang tangguh di masa depan lewat afirmasi positif yang Mama dan Papa tanamkan sejak dini.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.