7 Pahala dan Keutamaan Merawat Kucing yang Perlu Diajarkan pada Anak

Meneladani sikap Rasulullah yang mencintai kucing, yuk ajarkan pada anak mama

25 Februari 2021

7 Pahala Keutamaan Merawat Kucing Perlu Diajarkan Anak
Freepik

Dalam agama Islam, seluruh umat diajarkan untuk saling menjaga dan berperilaku baik terhadap semua makhluk ciptaan-Nya. Tak hanya pada manusia, tetapi juga kepada hewan.

Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadis Bukhari, “Barangsiapa menyayangi meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)

Salah satu hewan yang menjadi istimewa dalam Islam adalah kucing. Hal ini lantaran kucing merupakan hewan peliharaan Nabi Muhammad SAW yang sangat beliau sayangi.

Jika anak mama merupakan seorang yang menyukai hewan berbulu yang menggemaskan ini, ternyata ada pahala dan keutamaan jika anak mama merawat dan memelihar kucing sebagaimana Rasulullah melakukan pada semua kucingnya.

Apa saja pahala dan keutamaannya? Berikut Popmama.com telah merangkum dari berbagai sumber terkait keutamaan dan pahala merawat kucing yang bisa diajarkan pada anak. Yuk, disimak!

1. Mendapat rahmat dari Allah SWT

1. Mendapat rahmat dari Allah SWT
Freepik/Jcomp

Seperti hadis Bukhari yang sudah disebutkan sebelumnya, maka barang siapa yang menyayangi dan memelihara hewan termasuk kucing, niscaya Allah SWT akan merahmatinya pada hari kiamat nanti. Jadi, jangan memarahi anak jika mereka bermain dan merawat kucing ya, Ma!

2. Diampuni dosa-dosanya

2. Diampuni dosa-dosanya
Pexels/Hiang Kanjinna

“Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni”. (HR. Bukhari)

Dalam potongan hadis di atas, dimaksudkan jika seseorang memelihara dengan sepenuh hati hewan seperti kucing, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya karena telah merawat dan mencintai hewan-hewan tersebut.

Editors' Picks

3. Sedekah untuknya

3. Sedekah untuknya
Freepik/8photo

Ketika anak mama meminta untuk memelihara kucing, ini sama juga dengan Mama mengajarkan anak bersedekah untuk dirinya. Sebab, ketika memelihara hewan maka kita akan memberinya makan, minum, serta merawatnya penuh kasih sayang.

Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadist Bukhari dan Muslim, "Pada setiap sedekah terhadap makhluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan mendapatkan pahala kebaikan. Seorang musllim yang menanam tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang kemudian dimakan oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Melatih anak berempati

4. Melatih anak berempati
Freepik/Wirestock

Memelihara kucing juga bisa menjadi latihan berempati pada anak-anak dimasa pertumbuhannya. Hal ini lantaran anak akan merasa harus memberikan kasih sayang serta merawat kucing tersebut agar senantiasa tercukupi kebutuhannya.

Dicoba yuk, Ma. Bisa jadi metode melatih si Kecil agar memiliki sifat empati sejak dini, lho!

    5. Mendapat ampun dan ridha Allah SWT

    5. Mendapat ampun ridha Allah SWT
    Freepik/Fanjianhua

    Dijelaskan oleh Syeikh Dr.Muhammad Luqman dalam syarahnya di kitab Adabul Mufrod, setiap muslim memang dianjurkan untuk selalu berbuat baik pada semua hewan, terutama kucing. Ini agar kelak, orang tersebut mendapat ampunan dan juga ridha dari Allah SWT.

      6. Timbangan untuk hari kiamat

      6. Timbangan hari kiamat
      Freepik/Wirestock

      Sebagaimana dijelaskan pada poin-poin sebelumnya, selain untuk sedekah, tentunya sedekah tersebut akan menjadi timbangan bagi anak mama pada hari akhir kelak.

      Sebab seseorang yang memelihar kucing atau hewan lainnya dengan sepenuh hati serta meyakini akan kebaikan yang diberikan Allah SWT, maka kebaikan yang sudah diberikan kepada hewan tersebut seperti memberi makan, membersihkan kotorannya, itu semua akan ditimbang sebagai kebaikan di hari akhir.

      7. Kucing bukanlah hewan najis

      7. Kucing bukanlah hewan najis
      Pexels/Sơn Bờm

      Meski kucing sering kali memakan sesuatu yang sifatnya najis seperti bangkai, namun Allah SWT meniadakan sifat najis pada kucing. Hal ini sebagaimana ucapan Rasulullah SWA bahwa kucing tetap bukan hewan yang najis mau dia memakan sedikit atau banyak sekalipun najis.

      Nah, itu dia 7 keutaman dan pahala merawat kucing dengan sepenuh hati. Jika anak mama berkata ingin memelihara kucing, maka biarkan, Ma. Ini bisa menjadi amalan serta pembelajaran baginya sejak dini.

      Semoga informasinya bermanfaat, Mama!

      Baca Juga:

      Tanya Ahli

      Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

      Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.