Tips dari Psikolog, Cara Menciptakan Bonding Time Bermakna dengan Anak

Tak hanya sekedar ada, orangtua perlu hadir secara fisik dan mental ketika bonding time dengan anak

14 Oktober 2021

Tips dari Psikolog, Cara Menciptakan Bonding Time Bermakna Anak
Pexels/pnw-prod

Bonding time dengan anak tidak hanya sekedar ada menemani anak bermain. Orangtua butuh secara fisik dan mental hadir untuk anak saat bonding time dilakukan.

Ada banyak cara agar orangtua bisa menciptakan bonding time bermakna bersama anak. Rupanya kita tidak perlu banyak persiapan khusus lho. Sebab, dengan cara sederhan kita bisa menciptakan bonding time yang membuat anak merasa berharga.

Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, Psikolog., menuturkan banyak cara yang bisa dilakukan untuk orangtua lebih terjalin ikatan emosinya bersama anak. 

"Momen bonding orangtua dan anak dapat dibangun melalui momen-momen kebersamaan sehari-hari," tutur Vera dalam acara 'Peluncuran #HariPenuhCinta Bersama Cussons Bintang Kecil 2021', Minggu (10/10/2021).

Berikut Popmama.com rangkum informasi tips menciptakan bonding time dengan anak yang bermakna meski di rumah saja!

1. Bonding time bermakna tidak perlu persiapan khusus

1. Bonding time bermakna tidak perlu persiapan khusus
Popmama.com/Novy Agrina

Vera menyebutkan agar orangtua punya bonding time bermakna tidak perlu ada persiapan khusus. Sebab, kegiatan biasa sehar-hari dari makan bersama, membacakan cerita atau memandikan anak bisa jadi waktu bonding time untuk mereka. 

Sebagai orangtua, kita bisa membuat momen-momen tersebut menjadi ritual khusus untuk mendekatkan emosi dengan anak. Vera menyebut kalau kedekatan emosi bisa didapatkan anak karena merasa ada kehangatan melalui kontak fisik dengan orangtua.

"Bonding time tidak perlu persiapan atau permainan khusus. Bisa kapan saja tergantung tersedianya waktu orang tua. Luangkan waktu 10-15 menit setiap hari untuk dekat dengan anak," tuturnya.

Vera juga menyebut hasil bonding time yang bermakna bisa membuat anak tetap merasa kuat dan bersemngat bahkan ketika keadaannya sulit. Anak pun akan merasa aman dan menjadikan orangtua tempat pulang paling nyaman.

Editors' Picks

2. Bermain bersama anak sepenuh hati bisa membangun ikatan emosi yang kuat

2. Bermain bersama anak sepenuh hati bisa membangun ikatan emosi kuat
Dok. Cussons Indonesia

Vera juga memberikan tips untuk orangtua yang ingin bonding time ketika anaknya masih di tahap usia bermain.

Vera menyebutkan salah satu cara termudah adalah dengan bermain bersamanya. Namun, bukan sekedar menemaninya bermain tapi kita sebagai orangtua ikut terlibat aktif dan berinteraksi dengan anak.

3. Membangun bonding dengan anak yang masih bayi

3. Membangun bonding anak masih bayi
Freepik/odua

Sedangkan, untuk bonding time dengan bayi menurut Vera bisa dilakukan dengan pijatan rutin. Ini memberikan stimulus sentuhan fisik kepadanya. Apalagi jika Mama atau Papa sembari bersenandung. 

Meski belum bisa bicara dan mengungkapkan pendapatnya, bayi bisa melihat ekspresi dan wajah orangtuanya. Ini menciptakan kehangatan dan rasa sayang di antara keduanya. 

4. Pentingnya menciptakan hari penuh cinta setiap hari bersama anak

4. Penting menciptakan hari penuh cinta setiap hari bersama anak
Dok. Cussons Indonesia

Bonding time antara orangtua dan anak penting sekali untuk menciptakan momen hari penuh cinta setiap hari. Memang terkesan simpel tapi sangat dalam maknanya. 

Di masa pandemi dimana orangtua banyak menghabiskan waktu dirumah, sejatinya banyak momen-momen dalam masa tumbuh kembang anak yang dapat secara langsung dilihat dan dialami bersama.

"Saat ini dunia sedang melalui proses penyembuhan dari pandemi yang melanda. Kami mengajak orangtua dan ingin merayakan momen-momen tersebut dan juga turut menyemangati keluarga Indonesia agar terus konsisten dalam mendidik dan hadir bagi anak-anak kita," ujar Brand Manager Cussons Kids Indonesia, Seila Pramadania Sativa dalam kesempatan yang sama.

Sejatinya, melihat dan meneliti perkembangan anak secara seksama sangat penting. Kehadiran orangtua sepenuhnya dalam perkembangan itu mampu membentuk dan meningkatkan kreativitas mereka guna perkembangan mental, sosial, dan emosinya di masa pandemi dan seterusnya.

Itulah tadi informasi mengenai cara menciptakan bonding time bermakna bersama anak di rumah dari psikolog. Keadaan pandemi membuat kita selalu bersama anak, kadang ini juga menjadi love-hate relationship di rumah.

Jangan sampai waktu 24 jam kita bersama mereka justru membuat mereka tidak nyaman. Akibatnya tidak terjalin kedekatan emosional antara orangtua dan anak di rumah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.