7 Rekomendasi Obat Muntah untuk Anak

Tidak usah panik Ma, muntah-muntah pada anak bisa diobati kok. Tinggal pilih obat dokter atau alami?

22 November 2021

7 Rekomendasi Obat Muntah Anak
Pexels/Anna Shvets

Muntah adalah kondisi di mana isi lambung keluar dengan terpaksa melalui mulut disertai kontraksi pada lambung dan otot perut.

Sebenarnya, muntah bukan suatu penyakit, melainkan sebuah gejala yang menandakan bahwa sedang mengalami gangguan kesehatan.

Dikuti dari NHS, anak-anak yang mengalami muntah umumnya disebabkan oleh virus dan bakteri. Namun, ada beberapa faktor penyebab lainnya yang menyebabkan anak-anak mengalami muntah, seperti keracunan, alergi makanan, infeksi, refluk asam lambung, hingga usus buntu.

Apabila muntah si Kecil tidak disertai demam tinggi, tidak rewel berlebihan, responsif, dan tidak ada darah atau cairan empedu, tandanya muntah pada anak masih tergolong wajar atau normal.

Akan tetapi, penggunaan obat muntah tidak boleh sembarangan. Karena, harus sesuai dengan penyebabnya, sehingga Mama dapat menanganinya dengan benar dan tepat.

Berikut ini telah Popmama.com rangkum 7 rekomendasi obat muntah untuk anak. Disimak yuk, Ma!

1. Metoclopramide

1. Metoclopramide
hdmall.id

Metoclopramide adalah obat muntah untuk anak berfungsi mengobati rasa panas di perut, asam lambung, maag, dan mengurangi rasa mual, serta muntah.

Selain itu, obat ini juga dapat mempercepat proses pencernaan di lambung. Metoclopramide bekerja dengan cara menghambat substansi natural (dopamin), sehingga dapat mempercepat pengosongan lambung dan pergerakan usus atas.

Umumnya, metoclopramide dikonsumsi oleh anak yang memiliki gejala gerd dan hanya boleh digunakan sesuai dengan resep dokter.

Penggunaan metoclopramide untuk anak-anak adalah 3 kali sehari sebanyak 0,1-0,15 mg/kgBB dengan maksimal pengobatan 5 hari.

Perlu Mama ketahui, metoclopramide memiliki efek samping, yaitu diare, sakit kepala, kram perut, mulut kering, dan kantuk.

2. Ondansetron

2. Ondansetron
halodoc.com

Ondansetron berguna untuk mencegah dan mengobati rasa mual dan muntah akibat kemoterapi atau pasca operasi. Tidak hanya itu, obat ini juga dapat diberikan kepada anak yang mengalami mual dan muntah akibat muntaber akut.

Ondansetron bekerja dengan cara menghambat ikatan serotonin pada reseptor 5HT3, sehingga dapat menghentikan rasa mual dan ingin muntah.

Obat ini dapat dikonsumsi sesuai dengan takaran dosis di bawah pengawasan dokter. Apabila terjadi efek samping, seperti sakit kepala, pusing, sembelit, wajah memerah, dan mulut menjadi kering, segera konsultasikan ke dokter ya, Ma.

Ondansetron dapat dibeli di apotek terdekat maupun toko online dengan harga mulai dari Rp4.600 hingga Rp51.000.

Editors' Picks

3. Dimenhydrinate

3. Dimenhydrinate
Tokopedia/aptgenerikkrangganpermai

Umumnya, dimenhydrinate digunakan untuk mencegah dan mengobati mual, muntah, dan pusing akibat mabuk perjalanan. Akan tetapi, obat ini juga dapat dikonsumsi untuk mengatasi mual dan pusing yang diakibatkan oleh penyakit miniere (gangguan pada telinga bagian dalam).

Dimenhydrinate bekerja dengan cara menghambat produksi dan kerja histamin di dalam tubuh, sehingga stimulasi saraf pada otak dan telinga bagian dalam dapat dicegah.

Dosis aman untuk anak usia 2-6 tahun dapat mengonsumsi sebanyak 12,5-25 mg tiap 6-8 jam dengan maksimal 75 mg per hari, sedangkan anak usia 6-12 tahun sebanyak 50 mg tiap 6-8 jam dengan maksimal 150 mg per hari.

Obat ini dapat ditemukan di berbagai toko obat offline dan online dengan beragam merek dagang dan harga mulai dari Rp11.220.

4. Domperidone

4. Domperidone
pyfa.co.id

Obat muntah untuk anak yang satu berbentuk sirop yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa mual dan muntah, terutama yang disebabkan oleh terapi sitotoksik.

Cara kerja domperidone adalah menghambat aksi dopamin pada reseptornya dalam CTZ (Chemoreseptor Trigger Zone) yang berada di bagian luar sawar darah otak yang meregulasi mual dan muntah.

Obat ini dikonsumsi dengan cara di minum dan melalui anus 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur apabila diperlukan.

Dosis yang aman dikonsumsi untuk anak-anak adalah sebagai berikut.

  • Usia 2 tahun ke atas dengan berat badan lebih dari 35 kg adalah sebanyak 10-20 mg, 3-4 kali sehari dengan cara di minum. Maksimal dosis 80 mg sehari.
  • Jika penggunaannya dilakukan melalui anus atau rektum, dosis yang diperlukan adalah 2 kali sehari sebanyak 60 mg.

Domperidone bisa didapatkan dengan berkonsultasi ke dokter atau membelinya di apotek dan toko online. Harga yang dibanderol adalah sekitar Rp20.000 hingga Rp70.000.

5. Air lemon

5. Air lemon
Pexels/fotios-photos

Apabila si Kecil memiliki alergi terhadap obat-obatan, Mama bisa memberikannya air lemon sebagai obat mual dan muntah. Sebab, lemon memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh si Kecil.

Akan tetapi, jangan berikan si Kecil air lemon yang berlebihan karena air lemon mengandung asam yang sangat tinggi, yang dapat menyebabkan perut menjadi perih. Asam yang ada pada air lemon juga dapat menyebabkan si Kecil semakin mual dan muntah hingga berlebih.

Mama hanya cukup mencampurkan 1 sendok teh air lemon dan 1 sendok teh madu.

6. Jahe

6. Jahe
Pexels/Pixabay

Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang sangat aman dan efektif digunakan untuk mual dan muntah pada anak.

Air rebusannya yang hangat bisa menjadi antibiotik, sedangkan kandungan gingseng dan shagaol pada jahe dapat membantu mengosongkan lambung dan merangsang kontraksi lambung.

Mama bisa memberikan si Kecil teh jahe yang dicampur dengan madu atau berikan potongan jahe kecil.

Tidak hanya sebagai obat muntah, jahe juga bisa menenangkan dan meningkatkan sirkulasi darah, serta meredakan gejala diare.

7. Cracker

7. Cracker
Pexels/shkrabaanthony

Cracker atau roti tawar diyakini dapat menyerap asam lambung, sehingga menjadi salah satu obat untuk mual dan muntah pada anak.

Selain cracker, Mama juga bisa memberikan si Kecil roti kering atau nasi putih ketika muntah akibat gastroentoritis. Sebab, gastroentoritis atau flu perut dapat menyebabkan si penderita menjadi mual dan muntah.

Itulah 7 rekomendasi obat muntah untuk anak. Jangan lupa untuk selalu memberikan si Kecil air putih yang cukup untuk dikonsumsi karena mual dan muntah dapat memicu timbulnya dehidrasi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.