Persiapkan dengan Matang, Inilah Screening Sebelum Anak Masuk TK

Sebelum anak masuk TK, pastikan kondisi emosional dan sosialnya sudah siap ya, Ma

15 Oktober 2021

Persiapkan Matang, Inilah Screening Sebelum Anak Masuk TK
Pexels/Natalie

Naik jenjang sekolah berarti naik jenjang pula secara emosional dan sosial. Akan ada banyak hal baru yang akan dipelajari anak, yang memerlukan kesiapan secara menyeluruh. Sebelum masuk ke jenjang sekolah TK, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan orangtua terlebih dahulu.  

Berikut ini Popmama.com merangkum apa saja screening kesiapan anak sebelum masuk TK, dilansir dari Very Well Family:

1. Kemandirian

1. Kemandirian
Pexels/Allan Mas

Banyak tugas sehari-hari yang perlu diajarkan dan mampu dilakukan anak secara mandiri ketika masuk TK. Berikut ini beberapa keterampilan diri terkait kemandirian yang harus sudah dimiliki anak sebelum masuk TK:

  • Kemampuan untuk mencuci tangan sendiri
  • Mampu menggunakan toilet sendiri
  • Dapat berpakaian sendiri, seperti mengancingkan baju atau resleting, memakai celana dan jaket, dan bisa memakai sepatu sendiri
  • Bisa makan tanpa bantuan, termasuk memasukkan sedotan ke kotak minuman dan membuka kotak bekalnya sendiri

Editors' Picks

2. Keterampilan berbahasa

2. Keterampilan berbahasa
Freepik/prostooleh

Pada screening sebelum masuk TK, anak diharapkan sudah mampu berkomunikasi, memahami, dan mengikuti instruksi. Berikut ini beberapa hal yang akan dinilai oleh sekolah sebelum menerima anak masuk TK:

  • Berkomunikasi dengan bahasa yang dapat dipahami oleh orang dewasa secara umum meski tidak setiap hari berinteraksi dengannya
  • Berbicara dalam kalimat lengkap, setidaknya lima kata dalam satu kalimat
  • Bisa mengikuti petunjuk dalam sedikitnya dua langkah berbeda, misalnya, "Ambil jaket dan kancingkan."
  • Bisa menjawab pertanyaan dasar, seperti nama dan usia

3. Kemampuan kognitif

3. Kemampuan kognitif
Freepik/Shurkin_shon

Kemampuan kognitif mengacu pada kemampuan anak dalam mendapatkan makna dan pengetahuan berdasarkan pengalaman dan informasi. Di jenjang TK, kemampuan yang diharapkan meliputi:

  • Dapat mengklasifikasikan dan mengidentifikasi obyek dengan variabel yang berbeda, seperti bentuk, warna, ukuran, dan lain-lain
  • Tahu cara memegang buku dengan benar (sebagai bentuk tanda kesiapan membaca)
  • Bisa menyusun puzzle sederhana (kurang dari 10 buah)
  • Bisa mengenali pola dan mengidentifikasi item berikutnya dalam urutan
  • Dapat mengidentifikasi empat warna dengan benar
  • Bisa menulis nama sendiri
  • Bisa menyebut beberapa huruf
  • Bisa menghitung hingga lima obyek
  • Bisa menyebut setidaknya lima bagian tubuh

4. Keterampilan motorik kasar

4. Keterampilan motorik kasar
Freepik/jcomp

Keterampilan motorik kasar adalah segala tindakan yang menggunakan otot-otot kasar tubuh, seperti yang ada di lengan dan kaki, meliputi:

  • Berlari
  • Berdiri dan melompat dengan satu kaki
  • Berjalan maju dan mundur
  • Lempar dan tangka bola
  • Menendang bola dalam garis lurus
  • Naik-turun tangga menggunakan kaki bergantian

5. Keterampilan motorik halus

5. Keterampilan motorik halus
Pexels/Cottonbro

Keterampilan motorik halus mengacu pada koordinasi antara otot-otot kecil, seperti tangan dan jari, dengan mata. Keterampilan ini meliputi:

  • Memotong kertas dengan gunting anak dan memegang gunting dengan benar
  • Memasang kepingan-kepingan puzzle
  • Dapat memegang dan menggunakan pensil dengan cara yang benar
  • Bisa menggambar garis lurus, persegi, dan lingkaran
  • Bisa menggambar figur orang dengan lima bagian tubuh (stickman/stick figure)
  • Bisa menulis beberapa huruf dan angka

Sebagian anak memulai jenjang sekolah TK di usia 4 tahun. Tetapi sebagian yang lain baru di usia 5 tahun. Permulaan usia yang berbeda ini juga memengaruhi keterampilan-keterampilan yang dikuasai oleh seorang anak saat menjalani screening kesiapan masuk TK. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan guru di sekolah yang bersangkutan sebelum memutuskan memasukkan anak sekolah TK.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.