Tak Disangka! Ini 6 Jenis Sayuran Pelancar ASI selain Daun Katuk

Konsumsi setiap hari untuk dapatkan hasil yang maksimal!

2 Oktober 2020

Tak Disangka Ini 6 Jenis Sayuran Pelancar ASI selain Daun Katuk
Freepik/Zilvergolf

Makanan pelancar ASI apa yang biasa Mama konsumsi?

Bisa jadi, daun katuk jawabannya!

Ya, daun atau sayur katuk memang bisa jadi makanan pelancar ASI dan umum dipilih banyak ibu menyusui di Indonesia. Namun, kalau terus-terusan makan sayur katuk, tentu bosan juga kan, Ma? 

Nah, untuk mengatasi rasa bosan mama, berikut Popmama.com telah merangkum enam jenis sayuran untuk ibu menyusui agar ASI semakin lancar.

1. Wortel mengandung enzim phytoestrogens yang dapat meningkatkan produksi ASI

1. Wortel mengandung enzim phytoestrogens dapat meningkatkan produksi ASI
Freepik/Dariadubrovskaya

Wortel mengandung enzim phytoestrogens yang berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI dalam jumlah yang banyak. Selain itu, wortel juga memiliki kandungan vitamin A yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kualitas ASI.

Mama bisa mengolah wortel menjadi segelas jus atau mengolahnya menjadi santapan yang lezat dengan tambahan makanan lainnya. Asyiknya lagi, wortel juga mudah didapat dan harganya yang relatif terjangkau.

2. Asparagus mengandung vitamin A dan K untuk mendukung produksi ASI

2. Asparagus mengandung vitamin A K mendukung produksi ASI
Pexels/Aphiwat Chuangcoem

Asparagus adalah makanan berserat tinggi yang kaya akan vitamin A dan K. Kedua vitamin ini dapat menstimulasi hormon yang mendukung produksi ASI.

Asparagus juga mudah diolah, lho. Mama bisa mengolahnya menjadi sup asparagus dengan jagung dan telur misalnya.

Ingin yang lebih praktis? Kukus asparagus hingga cukup lunak atau tumis dalam wajan dengan sedikit mentega, kemudian makan bersama daging panggang.

Dijamin lezat!

Editors' Picks

3. Bayam mengandung zat besi yang dapat memasok ASI lebih banyak

3. Bayam mengandung zat besi dapat memasok ASI lebih banyak
Pexels/Kaboompics.com

Bayam merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Bayam sangat efektif mengembalikan kadar zat besi dalam tubuh, terutama jika Mama mengalami perdarahan pasca melahirkan atau kehilangan sejumlah darah selama proses perssalinan. 

Salah satu studi menunjukkan bahwa kadar zat besi yang rendah dalam tubuh dikaitkan dengan suplai ASI yang rendah. Untuk itu, konsumsi bayam sangat diperlukan karena mengandung zat besi yang ampuh meningkatkan produksi ASI.

4. Daun kelor dapat melancarkan ASI menurut IDAI

4. Daun kelor dapat melancarkan ASI menurut IDAI
Pixabay.com/svibhandik

Tak disangka, ternyata IDAI mengatakan bahwa daun kelor atau Moringa Oleifera bagus untuk melancarkan ASI. Daun ini sangat kaya manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama untuk ibu menyusui.

Moringa dipercaya efektif untuk menstabilkan tekanan darah, gula darah, mengatasi anemia, dan tepat untuk mengatasi masalah malnutrisi bagi semua usia.

5. Pare sumber asam folat yang dapat meningkatkan ASI

5. Pare sumber asam folat dapat meningkatkan ASI
Pixabay.com/vitaminamov

Siapa yang menyangka bahwa pare yang dikenal pahit rasanya ini mampu meningkatkan jumlah ASI mama? Ya, pare merupakan sumber folat yang baik dan kaya akan fitonutrien yang mampu meningkatkan ASI. Pare juga mengandung vitamin K, likopen, fitokimia liutein, dan kaya akan antioksidan.

Untuk mengolahnya, Mama dapat membuat smoothies dengan campuran, pare, pisang, susu almond, dan buah lainnya agar rasa pahit pare bisa tersamarkan.

6. Daun kari mengandung mineral yang dapat meningkatkan produksi ASI.

6. Daun kari mengandung mineral dapat meningkatkan produksi ASI.
Pexels/irfan ahamed

Daun kari yang biasa ditemukan pada makanan India atau Timur Tengah memang bisa membuat berbagai hidangannya menjadi tambah lezat.

Namun bukan cuma lezat, daun kari ternyata juga bisa meningkatkan melanin, membantu meningkatkan sirkulasi darah, dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk memecah nutrisi, dan kaya akan mineral yang dapat membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI.

Nah, itulah keenam jenis sayuran untuk ibu menyusui yang dapat melancarkan ASI dan memenuhi kebutuhan nutrisi mama.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba di rumah ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.