7 Rekomendasi Obat Maag untuk Ibu Hamil

Rekomendasi obat maag yang aman diminum saat Mama sedang hamil

15 Maret 2019

7 Rekomendasi Obat Maag Ibu Hamil
Freepik

Perubahan hormon dalam tubuh saat hamil kerap menimbulkan keluhan penyakit maag. Efek mual muntah ternyata turut meningkatkan kadar asam pada lambung lho, Ma.

Selain itu, kadar hormon tinggi juga turut andil memperlambat pergerakan usus. Makanya, makanan yang Mama makan pun tertahan lebih lama dalam lambung. Apalagi, seiring pertumbuhan janin, rahim menekan organ pencernaan ke atas, termasuk lambung.

Minum obat maag jadi cara mudah mengatasi keluhan itu. Mama harus pastikan dulu keluhan saluran pencernaan seperti apa yang dirasakan. Beda keluhan, beda pula penanganan dan obat yang diminum.

Namun, beberapa obat maag berikut tergolong aman untuk ibu hamil. PopMama.com merangkum 7 rekomendasi obat maag yang bisa Mama minum saat hamil.

1. Mylanta Liquid

1. Mylanta Liquid
mylanta.co.id
Mylanta Liquid

Tergolong obat antasida, Mylanta Liquid bisa mengobati keluhan saluran pencernaan, antara lain gejala sakit maag, nyeri ulu hati, dan gastritis.

Kandungan kombinasi antasida aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon dalam obat maag ini mampu menetralkan asam lambung dengan cepat.

Dapat diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan serta menjelang tidur dengan dosis 5-10 ml sebanyak 3-4 kali sehari.

Meski dianggap cukup aman dikonsumsi ibu hamil, ada kemungkinan obat ini mengganggu penyerapan asam folat dan suplemen zat besi yang biasa diresepkan dokter pada hamil trimester I.

Tersedia dalam dua ukuran, Mylanta Liquid dijual bebas di pasaran dengan harga Rp16.500 (50 ml) dan Rp50.000 (150 ml).

2. Mylanta Tablet

2. Mylanta Tablet
mylanta.co.id
Mylanta Tablet

Mylanta Tablet mengandung kombinasi aktif magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan simetikon yang mengobati gangguan saluran pencernaan. Misalnya, gastritis, kembung, maag, tukak lambung, dan dyspepsia.

Untuk aturan pakai, obat maag ini dapat diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur dengan dosis 1-2 tablet, 3-4 kali sehari. Cara mengonsumsinya dengan mengunyah tablet lebih dulu.

Kandungan simetikon dalam obat ini tidak diserap secara sistemik lewat pemberian secara oral. Jadi, Mylanta Tablet tergolong aman dan tidak berisiko pada janin pada trimester I kehamilan.

Harga jual Mylanta Tablet sekitar Rp9.000 per blister isi 10 tablet.

3. Polysilane Suspensi

3. Polysilane Suspensi
iprice.co.id
Polysilane Suspensi

Sama-sama berfungsi sebagai antasida dan antiflatulent, Polysilane Suspensi berperan mengobati gangguan saluran pencernaan, seperti maag, gastritis, tukak lambung, dan perut kembung.

Kandungan magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan dimetilpolisiloksan mampu mengurangi nyeri, kembung, dan menetralisir asam lambung berlebih.

Pada dewasa, dosis minum  1-2 sendok takar dan diminum antara waktu makan dan sebelum tidur.

Obat ini aman dikonsumsi ibu hamil. Namun, ada kemungkinan konsumsi obat maag ini mengganggu penyerapan zat besi dan asam folat jika dikonsumsi pada trimester I kehamilan.

Harga obat maag yang dijual bebas di pasaran ini adalah Rp25.000 (100 ml).

Editors' Picks

4. Promag

4. Promag
iPrice
Promag Tablet Kunyah

Promag termasuk obat maag populer di kalangan masyarakat. Kandungan zat aktif simetikon, magnesium hidroksida, dan hydrotalcite. Gangguan saluran pencernaan yang dapat diobati dengan Promag misalnya maag, gastritis, perut kembung, dan tukak lambung.

Hadir dalam bentuk tablet, obat diminum saat perut kosong. Dosis sekali minum 1-2 tablet dan dikunyah lebih dulu hingga larut dalam mulut.

Obat maag ini aman dikonsumsi ibu hamil. Namun, penyerapan obat yang mengandung asam folat dan zat besi bisa terganggu jika diminum bersamaan dengan Promag.

Tergolong obat bebas, harga Promag di pasaran Rp 7.000 per strip isi 12 tablet.

5. Antasida Doen

5. Antasida Doen
iprice.co.id
Antasida Doen

Antasida Doen merupakan obat penetral asam lambung, berkat kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida di dalamnya. Gejala yang dapat diobati antara lain nyeri ulu hati, mulas, dan kembung.

Dalam bentuk tablet, obat perlu dikunyah lebih dulu sebelum ditelan. Dosis untuk dewasa adalah 1-2 tablet dengan aturan pakai 3-4 kali sehari.

Ibu hamil aman mengonsumsi obat maag ini, khususnya dalam mengatasi masalah asam lambung. Namun, Antasida Doen tidak berfungsi mencegah produksi asam lambung.

Obat maag ini bisa dibeli tanpa resep dokter dengan harga jual sekitar Rp4.500 per strip isi 10 tablet.

6. Omeprazole

6. Omeprazole
goapotik.com
Omeprazole Novell

Omeprazole tergolong obat Proton Pump Inhibitor (PPI). Kandungan Omeprazole 20 mg bertugas menghambat produksi asam lambung.

Obat maag ini sering diresepkan dokter untuk menangani gangguan saluran pencernaan seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan tukak lambung.  

Omeprazole biasanya diberikan untuk penanganan jangka pendek gangguan lambung, dengan maksimal pemakaian 2 minggu dan diminum sebelum makan.

Tidak diketahui efek samping konsumsi obat ini pada janin. Sepanjang berada di bawah pengawasan dokter, ibu hamil boleh minum obat maag ini sesuai dosis yang dianjurkan.

Bisa ditebus dengan resep dokter, obat maag ini dijual dengan harga Rp12.500 per boks isi 30 tablet atau sekitar Rp3.500 per strip isi 10 tablet.

7. Radin

7. Radin
Freepik/Yanalya

Serupa dengan Omeprazole, Radin berfungsi menurunkan produksi asam lambung yang berlebih. Dokter kerap meresepkan obat maag ini untuk terapi pengobatan GERD, tukak lambung, dan tukak usus dua belas jari.

Kandungan zat aktif dalam Radin 150 mg Tablet adalah Ranitidine HCl. Belum ditemukan efek samping pemakaian obat ini oleh ibu hamil.

Ibu hamil hanya boleh mengonsumsi sesuai dosis yang ditentukan oleh dokter. Obat dapat diminum dengan atau tanpa makan lebih dulu. Tergolong obat keras, obat dengan resep dokter ini dijual seharga Rp9.000 per strip isi 10 tablet.

Itulah 7 rekomendasi obat maag yang aman Mama minum saat hamil. Namun, demi kesehatan si kecil dalam kandungan, selalu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter ya, Ma.

Imbangi pula dengan mengatur pola makan harian Mama, seperti makan porsi kecil tetapi sering. Jadi, Mama tidak harus minum obat maag dalam waktu lama.

Baca juga: