Jangan Panik Dulu Ma, Inilah Penyebab Rambut Rontok saat Hamil

Tak harus berakhir dengan obat kimia, Mama bisa ketahui tentang penyebab rambut rontok terlebih dulu

26 Maret 2020

Jangan Panik Dulu Ma, Inilah Penyebab Rambut Rontok saat Hamil
hairbuddha.wphscdn.com

Pernahkah Mama merasa badan yang cepat merasa lelah, mudah mengantuk atau pun rambut rontok selama masa kehamilan?

Umumnya rambut rontok terjadi setelah melahirkan, tapi tidak jarang juga yang mengalami rambut rontok sejak awal kehamilan.

Jika sejak awal kehamilan sudah mengalami kerontokan, bagaimana nasib rambut kamu setelah kehamilan trimester kedua?

Nah, jika Mama mengalami hal ini, jangan takut dan panik! Simak informasi dari Popmama.com yang berikut ini:

1. Penyebab rambut rontok pada masa awal kehamilan

1. Penyebab rambut rontok masa awal kehamilan
scmp.com

Perubahan hormonal saat hamil dapat menyebabkan perubahan kadar estrogen dan progesteron pada tubuh, bahkan setelah melahirkan perubahan hornon juga terus berlangsung.

Lonjakan kadar progesteron bisa menyebabkan rambut lebih kering, kusam dan rapuh sehingga lebih mudah rontok.

Inilah yang menjadi penyebab rambut rontok saat hamil.

Maka itu, penting untuk menjaga kelembaban rambut selama mengandung. Perbanyak minum air putih dan asupan lain yang mengandung mineral untuk meminimalisir peningkatan hormon progesteron.

Seperti disebutkan americapregnancy.com, sekitar 90 persen rambut kamu tumbuh pada satu waktu, sementara 10 persen lainnya memasuki fase istirahat.

Setiap dua sampai tiga bulan rambut yang beristirahat rontok dan memungkinkan rambut baru tumbuh di tempatnya.

Jadi, jangan panik jika mengalami rambut rontok saat kehamilan.

2. Apakah ada kerontokan rambut yang abnormal selama awal kehamilan?

2. Apakah ada kerontokan rambut abnormal selama awal kehamilan
beautyzoomin.net

Selama kehamilan, peningkatan jumlah rambut masuk ke fase istirahat, yang merupakan bagian dari siklus rambut rontok yang normal.

Kondisi ini tidak cukup serius untuk menyebabkan titik-titik kebotakan atau rambut rontok permanen.

Seharusnya kerontokan akan mulai berkurang saat 4 bulan setelah melahirkan.

Jika kamu merasa rambut rontok yang tidak biasa selama kehamilan terutama jika terjadi sejak awal kehamilan, ini mungkin karena kekurangan vitamin atau mineral.

Baca juga: 7 Penyebab Rambut Rontok Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Editors' Picks

3. Apakah rambut rontok berhubungan dengan masalah kesehatan reproduksi lainnya?

3. Apakah rambut rontok berhubungan masalah kesehatan reproduksi lainnya
Freepik/freestockcenter

Pemicu rambut rontok karena perubahan keseimbangan hormon estrogen di tubuh kamu bisa juga terjadi karena beberapa hal berikut ini:

  • Penghentian pil KB atau metode kontrasepsi lainnya
  • Keguguran janin atau melahirkan lahir dalam keadaan meninggal dunia
  • Abortus
  • Gangguan ketidakseimbangan hormon

4. Sisi positif fase hamil muda untuk kesehatan rambut

4. Sisi positif fase hamil muda kesehatan rambut
Freepik/pressfoto

Saat hamil, kamu juga bisa memiliki rambut tebal bervolume yang mempercantik penampilan kamu.

Selama kehamilan terjadi peningkatan kadar hormon estrogen.

Sisi positifnya, estrogen menyebabkan rambut tetap dalam fase tumbuh dan terus merangsang pertumbuhan rambut.

Hormon estrogen juga memiliki banyak fungsi positif lainnya untuk ibu hamil.

5. Makanan yang baik untuk menutrisi rambut

5. Makanan baik menutrisi rambut
Freepik/dashu83

Jika ibu hamil mengalami kerontokan rambut yang parah bisa perbanyak makanan yang kaya akan omega-3, protein, seng, vitamin A dan C, magnesium, zat besi dan selenium.

Mama cukup memvariasikan menu makanan sehari-hari dengan bahan berikut:

  • Ikan salmon
  • Bayam
  • Kacang lentil
  • Kacang almond
  • Tiram
  • Alpukat
  • Yoghurt
  • Daging
  • Telur

Itulah yang perlu ibu hamil muda ketahui mengenai kesehatan rambut saat kehamilan. Jangan langsung panik ya Ma, ayo dirawat dengan baik.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.