Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Bolehkah Ibu Hamil Langsung Tidur setelah Sahur?
Freepik
  • Ibu hamil sebaiknya tidak langsung tidur setelah sahur karena dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan risiko refluks asam lambung serta rasa tidak nyaman di perut.
  • Dianjurkan memberi jeda 30–60 menit sebelum tidur kembali agar tubuh sempat mencerna makanan, menstabilkan gula darah, dan mengurangi keluhan pencernaan selama berpuasa.
  • Posisi tidur miring ke kiri serta memilih menu sahur yang ringan, tinggi serat, dan rendah lemak membantu menjaga kenyamanan ibu hamil saat beristirahat setelah sahur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat menjalani puasa, waktu sahur dimanfaatkan ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan energi agar tetap bertenaga sepanjang hari.

Namun karena sahur dilakukan pada dini hari, rasa kantuk setelah makan hampir tak terhindarkan.

Kondisi ini membuat sebagian ibu hamil memilih kembali tidur sesaat setelah selesai makan sahur agar bisa beristirahat lebih lama.

Meski terdengar praktis, kebiasaan langsung tidur setelah sahur kerap menimbulkan pertanyaan, bolehkah ibu hamil langsung tidur setelah sahur?

Untuk mengetahui informasinya, simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com rangkum. 

1. Bolehkah ibu hamil langsung tidur setelah sahur?

Pexels/cottonbro studio

Ibu hamil sebenarnya boleh beristirahat setelah sahur, tetapi tidak dianjurkan untuk langsung tidur dalam posisi berbaring.

Setelah makan, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan secara optimal. Jika langsung tidur, proses pencernaan bisa melambat dan meningkatkan risiko keluhan seperti perut terasa penuh, kembung, hingga mual.

Selain itu, ibu hamil juga lebih rentan mengalami refluks asam lambung (heartburn) akibat perubahan hormon dan tekanan rahim yang membesar pada lambung.

Posisi berbaring setelah makan dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan sensasi panas di dada dan rasa tidak nyaman.

Karena itu, memberi jeda sebelum tidur menjadi langkah sederhana yang bisa membantu menjaga kenyamanan selama puasa.

2. Idealnya beri jeda 30–60 menit sebelum kembali tidur

Freepik/user18526052

Agar tetap bisa beristirahat tanpa mengganggu kesehatan pencernaan, ibu hamil disarankan memberi jeda sekitar 30–60 menit setelah sahur sebelum kembali tidur.

Dalam waktu ini, tubuh sudah mulai memproses makanan sehingga risiko refluks dan rasa tidak nyaman dapat berkurang. 

Ibu hamil bisa memanfaatkan jeda tersebut untuk duduk santai, berjalan ringan di dalam rumah, atau melakukan aktivitas ringan lainnya.

Kebiasaan ini juga membantu tubuh menyesuaikan kadar gula darah secara bertahap setelah makan. Dengan begitu, energi dari sahur dapat dimanfaatkan lebih optimal sepanjang hari puasa.

Jeda singkat sebelum tidur juga dapat membantu ibu hamil merasa lebih rileks dan tidur kembali dengan kualitas yang lebih baik dibanding langsung berbaring usai sahur.

3. Perhatikan posisi tidur dan jenis menu sahur agar tetap nyaman

Pexels/Ketut Subiyanto

Selain memberi jeda waktu, posisi tidur setelah sahur juga penting diperhatikan. Ibu hamil dianjurkan tidur dengan posisi miring ke kiri karena dapat membantu melancarkan aliran darah ke janin sekaligus mengurangi tekanan pada organ pencernaan. 

Menggunakan bantal tambahan untuk menopang kepala dan punggung juga bisa membantu mencegah asam lambung naik saat tidur. Tak kalah penting, pilih menu sahur yang ramah bagi lambung. 

Hindari makanan terlalu pedas, berlemak, atau asam karena dapat memperparah keluhan heartburn saat berbaring. Sebaliknya, pilih makanan tinggi serat, protein, serta cukup cairan agar ibu hamil merasa kenyang lebih lama sekaligus tetap nyaman saat beristirahat setelah sahur.

Nah, itu dia pembahasan mengenai bolehkah ibu hamil langsung tidur setelah sahur. Semoga informasinya membantu, ya, Ma. 

FAQ Bolehkah Ibu Hamil Langsung Tidur setelah Sahur

1. Apakah ibu hamil boleh langsung tidur setelah sahur?

Secara umum, ibu hamil tidak disarankan langsung tidur setelah sahur. Posisi berbaring segera setelah makan dapat meningkatkan risiko asam lambung naik, perut terasa penuh, hingga mual. Sebaiknya beri jeda terlebih dahulu agar proses pencernaan berjalan lebih optimal.

2. Berapa lama jeda yang dianjurkan sebelum tidur kembali setelah sahur?

Ibu hamil dianjurkan menunggu sekitar 30–60 menit setelah sahur sebelum kembali tidur. Dalam waktu tersebut, makanan sudah mulai dicerna sehingga risiko gangguan pencernaan dan heartburn bisa berkurang.

3. Apa yang bisa dilakukan ibu hamil selama menunggu waktu tidur setelah sahur?

Selama masa jeda, ibu hamil bisa duduk santai, membaca, berdzikir, atau berjalan ringan di dalam rumah. Aktivitas ringan ini membantu tubuh memulai proses pencernaan tanpa membuat ibu hamil kelelahan.

4. Apakah tidur setelah sahur berbahaya bagi janin?

Tidur setelah sahur tidak berbahaya bagi janin selama ibu hamil memberi jeda waktu, memilih posisi tidur yang tepat, dan tidak mengalami keluhan pencernaan berat. Justru, istirahat yang cukup tetap penting untuk menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin selama puasa.

Editorial Team