Isyarat tidur bayi juga dapat terjadi secara bertahap:
Isyarat awal mengantuk meliputi hal-hal seperti menarik-narik telinga, menatap kosong, mengerutkan kening, dan alis merah. Tanda-tanda fisik mengantuk meliputi mengepalkan tinju, menguap, melakukan gerakan tersentak-sentak, dan mengisap jari.
Beberapa tanda ini mudah disalahartikan sebagai rasa lapar. Lagipula, bayi yang mengisap jari mungkin tampak seperti lapar, padahal sebenarnya ia hanya mencari rangsangan sensorik untuk membantu menenangkan dan menidurkannya. Bayi mungkin melengkungkan punggungnya, yang mungkin tampak seperti bayi kesakitan atau tidak nyaman karena makan, tetapi ia juga bisa gelisah karena siap tidur.
Tanda-tanda bayi terlambat tidur meliputi menangis, merengek, dan rewel. Bayi mungkin sangat kesal sehingga sulit untuk menenangkannya dan membuatnya tertidur. Si Kecil mungkin terlihat kesulitan untuk tenang, dan mungkin menggerakkan tubuhnya dengan gerakan lengan dan kaki yang tersentak-sentak.
Jika menyusui atau memberi susu botol adalah bagian dari rutinitas tidur, bayi yang terlalu lelah mungkin kesulitan makan dengan benar. Bayi mungkin menangis dan memalingkan kepalanya dari payudara atau botol, atau ingin istirahat selama menyusui. Lebih buruk lagi, bayi mungkin menolak susu sama sekali karena terlalu lelah untuk menyusu. Jauh lebih mudah memberi makan bayi yang waspada dan terjaga daripada bayi yang menangis dan terlalu bersemangat.
Lebih baik menanggapi tanda-tanda awal bayi untuk tidur, daripada tanda-tanda terlambat tidur, agar waktu tidur siang dan malam lebih mudah bagi orangtua dan bayi mereka.
Bayi baru lahir sangat sensitif terhadap tidur dan membutuhkan banyak istirahat sepanjang hari dan malam. Terjaga dalam waktu lama dapat menyulitkan bayi baru lahir untuk tenang dan tertidur saat Mama menginginkannya.
Bayi baru lahir tidak perlu memiliki jadwal yang kaku. Tetapi penting untuk memperhatikan waktu terjaga bayi dan mulai mengamati pola tidurnya.
Seiring waktu, orangtua akan belajar mengenali isyarat tidur unik bayi mereka dan merespons dengan cepat, sebelum bayi menjadi terlalu lelah dan rewel.