Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Hal pada Bayi Baru Lahir yang Terlihat 'Seram', padahal Normal

5 Hal pada Bayi Baru Lahir yang Terlihat 'Seram', padahal Normal
Magnific
  • Pseudomenstruasi pada bayi perempuan minggu pertama terjadi akibat sisa hormon ibu dan biasanya hilang sendiri sekitar satu minggu.

  • Belekan karena saluran air mata belum sempurna, gumoh akibat klep lambung belum matang, serta milia di wajah umumnya normal dan dapat hilang sendiri.

  • Kulit kuning yang muncul hari kedua atau ketiga masih normal bila bayi aktif. Waspadai kulit kuning hingga kaki, sangat kuning, atau bayi lebih lama menyusu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hari-hari pertama bersama bayi bisa dipenuhi berbagai kejutan kecil. Sebagai orangtua baru, Mama mungkin belum terbiasa dengan setiap kondisi yang muncul pada si Kecil. Alhasil, sesuatu yang terlihat tidak biasa bisa langsung membuat Mama bertanya-tanya, bahkan panik.

Padahal, ada beberapa kondisi pada bayi baru lahir yang sekilas memang tampak mengkhawatirkan, tetapi sebenarnya masih dalam batas normal. Mama pun perlu mengetahui apa saja kondisi tersebut agar tidak langsung cemas ketika mengalaminya.

Menurut dr. Agnes Tri Harjaningrum, Sp.A., melalui Instagram pribadinya @meet.dr_agnes, ada lima hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal. Apa sajakah itu?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasinya untuk Mama. Yuk, disimak!

  1. 1. Perdarahan ringan pada bayi perempuan

    Hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal
    Pexels/kaboompics

    Hal pertama yang mungkin membuat Mama kaget adalah ketika menemukan bercak darah atau seperti keputihan dari vagina bayi perempuan pada minggu pertama setelah lahir.

    Meski tampak seperti perdarahan, kondisi ini disebut pseudomenstruasi dan sebenarnya normal. dr. Agnes menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat pengaruh hormon ibu yang masih ada pada tubuh bayi setelah lahir.

    “Akibat efek hormon ibu yang belum menghilang,” jelas dr. Agnes.

    Selama hamil, hormon estrogen dari ibu mengalir ke bayi melalui plasenta. Setelah bayi lahir, plasenta terlepas sehingga aliran hormon dari ibu ke bayi berhenti secara tiba-tiba.

    Akibatnya, lapisan rahim bayi yang sempat menebal karena pengaruh hormon tersebut ikut luruh seperti menstruasi. Biasanya, perdarahan ringan ini akan hilang sendiri dalam waktu sekitar satu minggu.

  2. 2. Belekan pada bayi

    Hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal
    Magnific

    Setelah melihat adanya bercak darah, Mama mungkin juga menemukan perubahan lain yang cukup membuat khawatir, yaitu mata bayi yang belekan.

    Belekan pada bayi baru lahir biasanya terjadi karena saluran air mata belum sempurna. Menurut dr. Agnes, kondisi ini masih termasuk normal dan dapat dibantu dengan perawatan sederhana.

    “Yang kedua adalah belekan pada bayi. Ini biasanya terjadi karena saluran mata belum sempurna,” ujar dr. Agnes.

    Mama dapat membersihkan mata bayi menggunakan kasa hangat. Selain itu, pijat lembut bagian ujung sudut mata beberapa kali sehari.

    Belekan biasanya akan hilang sendiri dalam waktu 6-12 bulan. Namun, Mama perlu waspada jika belekan disertai bengkak, kemerahan, dan terasa hangat di sudut mata dekat hidung karena kondisi tersebut berbeda dari belekan biasa.

    Jika belekan tidak membaik setelah dipijat rutin hingga usia 6-12 bulan, Mama dapat berkonsultasi kepada dokter mata karena mungkin membutuhkan tindakan lebih lanjut.

  3. 3. Gumoh setelah minum susu

    Hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal
    Magnific

    Bukan hanya mata yang bisa membuat Mama khawatir. Setelah menyusu, si Kecil mungkin juga mengeluarkan sedikit susu dari mulut. Kondisi ini sering kali disebut gumoh.

    Gumoh berbeda dengan muntah dan merupakan hal yang normal pada bayi baru lahir. Menurut dr. Agnes, penyebabnya adalah klep lambung bayi yang belum sempurna.

    “Gumoh terjadi karena klep lambungnya yang belum sempurna,” kata dr. Agnes.

    Pada gumoh, susu biasanya keluar sedikit dari mulut tanpa tenaga yang kuat. Sementara itu, muntah biasanya melibatkan tenaga dari perut.

    Oleh karena itu, Mama perlu lebih waspada jika yang terjadi bukan sekadar gumoh, melainkan muntah yang menyembur atau muntah proyektil.

  4. 4. Kulit bayi tampak kuning

    5 Hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal.
    Magnific

    Perubahan lain yang mungkin membuat Mama cemas adalah ketika kulit si Kecil mulai terlihat kuning. Kondisi ini ternyata tidak selalu berarti ada masalah.

    Bayi yang mulai terlihat kuning pada hari kedua atau ketiga setelah lahir masih dapat mengalami kondisi yang normal. Mama dapat memperhatikan apakah bayi tetap aktif dan warna kuning hanya terlihat sampai wajah atau perut.

    “Bayi yang kuningnya muncul di hari kedua atau tiga itu adalah sesuatu yang normal,” ujar dr. Agnes.

    Namun, Mama perlu lebih waspada jika warna kuning sudah sampai ke kaki, bayi terlihat sangat kuning, atau bayi menjadi lama menyusu.

  5. 5. Bintik putih kecil di wajah

    5 Hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal.
    Magnific

    Terakhir, Mama mungkin menemukan bintik-bintik putih kecil pada hidung atau pipi si Kecil. Sekilas, bintik tersebut mungkin terlihat seperti masalah pada kulit bayi.

    Padahal, kondisi tersebut merupakan milia. Menurut dr. Agnes, milia berkaitan dengan kelenjar minyak dan biasanya akan menghilang dengan sendirinya.

    “Biasanya ini adalah kelenjar minyak dan akan hilang sendiri dalam beberapa minggu,” katanya.

    Jadi, Mama tidak perlu khawatir ketika menemukan bintik-bintik putih kecil tersebut pada wajah bayi.

    Nah, itu tadi lima hal pada bayi baru lahir yang terlihat 'seram', padahal normal. Jadi, Mama tidak perlu langsung panik saat menemukan kondisi tersebut pada si Kecil.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More