"ASI itu makanan yang terbaik, tapi kandungan vitamin D-nya relatif rendah," ujar dr. Agus.
Apakah Bayi Perlu Minum Vitamin D? Ini Penjelasan Dokter

- Bayi yang mendapat ASI eksklusif tetap perlu suplementasi vitamin D karena kandungan vitamin D dalam ASI tergolong rendah dan belum mencukupi kebutuhan harian bayi.
- Vitamin D berperan penting dalam pembentukan tulang, gigi, serta mendukung sistem imun agar tubuh bayi lebih kuat melawan infeksi sejak dini.
- Bayi yang minum susu formula juga bisa memerlukan tambahan vitamin D jika konsumsi susunya belum mencapai sekitar satu liter per hari, sesuai rekomendasi dokter dan WHO.
Vitamin D merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk mendukung pertumbuhan tulang, gigi, dan daya tahan tubuh. Namun, masih banyak orangtua yang bertanya-tanya apakah bayi yang sudah mendapatkan ASI atau susu formula masih memerlukan tambahan vitamin D.
Padahal, meski ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi, kandungan vitamin D di dalamnya tergolong rendah. Sementara itu, bayi yang mengonsumsi susu formula belum tentu mendapatkan vitamin D yang cukup jika jumlah susu yang diminumnya belum memenuhi kebutuhan harian tertentu.
Lantas, apakah bayi perlu minum vitamin D? Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya.
1. Bayi yang minum ASI eksklusif tetap membutuhkan vitamin D

Menurut dr. Agus Wijata, Sp.A, lewat TikToknya @dr.aguswijata, ASI memang merupakan nutrisi terbaik untuk bayi. Namun, kandungan vitamin D di dalam ASI belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan harian si Kecil.
Karena itulah, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif tetap dianjurkan memperoleh suplementasi vitamin D sesuai rekomendasi dokter. Langkah ini membantu memastikan kebutuhan vitamin D terpenuhi untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.
Dianjurkan oleh para ahli bayi usia 0-12 bulan membutuhkan 400 IU per hari. Takaran itu dianjurkan sejak beberapa hari pertama setelah lahir.
2. Vitamin D penting untuk kesehatan tulang dan gigi

Vitamin D berperan membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin D dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan tulang anak.
"Vitamin D itu penting untuk kesehatan tulang dan gigi," jelas dr. Agus.
Masa bayi dan anak merupakan periode penting pembentukan massa tulang. Karena itu, kecukupan vitamin D perlu diperhatikan sejak dini agar pertumbuhan tulang berlangsung optimal.
3. Vitamin D juga mendukung daya tahan tubuh anak

Selain berperan dalam kesehatan tulang, vitamin D juga membantu mendukung fungsi sistem imun. Nutrisi ini berkontribusi dalam menjaga kemampuan tubuh melawan berbagai infeksi, begitu kata dr. Agus.
"Vitamin D itu penting untuk kesehatan tulang dan gigi serta mendukung daya tahan tubuh," katanya.
Inilah alasan vitamin D tidak hanya dikaitkan dengan pertumbuhan fisik, tetapi juga kesehatan anak secara menyeluruh. Kebutuhannya perlu tetap dipenuhi selama masa tumbuh kembang.
4. Susu formula belum tentu membuat kebutuhan vitamin D tercukupi

Banyak orangtua menganggap bayi yang minum susu formula tidak lagi memerlukan vitamin D tambahan. dr. Agus mengatakan, kebutuhan vitamin D baru dapat terpenuhi jika konsumsi susu formula mencapai jumlah tertentu setiap hari.
"Pada bayi yang minum susu formula, vitamin D bisa cukup kalau jumlah susunya sekitar lebih dari 1 liter per hari," ungkapnya.
Karena tidak semua bayi mengonsumsi susu formula sebanyak itu, dokter tetap dapat merekomendasikan suplementasi vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhan harian si Kecil.
5. WHO juga merekomendasikan vitamin D untuk bayi

Rekomendasi pemberian vitamin D pada bayi tidak hanya datang dari dokter anak di Indonesia. Dikutip dari Mayo Clinic, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif atau sebagian besar asupannya berasal dari ASI dianjurkan tetap menerima suplementasi vitamin D sejak beberapa hari pertama setelah lahir.
Dalam artikel itu juga menjelaskan bahwa bayi yang minum susu formula mungkin tetap memerlukan vitamin D tambahan apabila konsumsi susunya belum mencapai sekitar 1 liter per hari. Karena itu, penting bagi orangtua untuk berkonsultasi dengan dokter anak agar dosis vitamin D yang diberikan sesuai dengan usia dan kebutuhan si Kecil.
Itulah tadi informasi mengenai apakah bayi perlu minum vitamin D. Jadi, bayi direkomendasikan untuk konsumsi vitamin D, ya, Ma!



















