Sebenarnya, cara memberikan obat yang paling tepat untuk anak adalah dikonsumsi bersamaan dengan air putih, Ma. Tetapi, jika kondisinya tidak memungkinkan, maka Mama bisa menggunakan beberapa cara untuk mengatasinya.
Sebelum memberikan obat kepada Si Kecil dengan mencampurkannya ke dalam makanan atau minuman, termasuk susu, pastikan Mama dan Papa sudah memeriksa aturan pakainya. Sebab, tidak semua obat boleh dicampur atau dikonsumsi bersamaan dengan susu, ya.
Jika obat terlalu besar untuk ditelan, jangan langsung menggerus tablet atau membuka kapsul. Tanyakan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker apakah obat boleh dihancurkan dan dicampur dengan sedikit air. Jika diperbolehkan, pastikan larutan diminum hingga habis.
Obat juga bisa dicampurkan ke dalam sedikit makanan jika diizinkan. Namun, hindari makanan yang mengandung banyak susu karena dapat mengganggu penyerapan obat. Jika si Kecil masih rutin minum susu formula, tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai jarak waktu yang tepat antara minum susu dan obat karena aturannya berbeda-beda, termasuk untuk parasetamol.
Jika si Kecil terus menolak minum obat, ceritakan kondisi tersebut kepada dokter agar bisa dicarikan alternatif yang lebih mudah diberikan. Dengan begitu, Mama dan Papa dapat memastikan obat dikonsumsi dengan cara yang tepat tanpa mengurangi efektivitasnya.
Nah, itu dia informasi mengenai bolehkah anak minum obat pakai susu. Mama perlu ingat jika obat yang dicampur dengan susu bukanlah solusi utama ketika si Kecil enggan mengonsumsi obatnya.