Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurus karena Kekurangan Gizi

Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurus karena Kekurangan Gizi
Magnific
  • Anak kurus belum tentu kekurangan gizi. Penilaian perlu melihat kenaikan berat badan, tinggi badan, dan pola pertumbuhan pada grafik, bukan sekadar bentuk tubuh.

  • Kurus yang disertai lesu, kurang aktif, sering sakit, kulit kering atau pucat, rambut rontok, serta nafsu makan menurun dapat menandakan kekurangan gizi.

  • Berat badan rendah bisa dipengaruhi asupan tidak seimbang, aktivitas tinggi, infeksi berulang, cacingan, gangguan penyerapan nutrisi, atau genetik. Konsultasikan ke dokter bila berat tidak naik dan tanda muncul.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Melihat si Kecil memiliki tubuh yang lebih kurus dari anak seusianya tentu bisa membuat Mama bertanya-tanya. Apakah kondisi tersebut memang karena bentuk tubuh anak, atau justru menjadi tanda bahwa kebutuhan gizinya belum terpenuhi?

Untuk membedakannya, Mama tidak cukup hanya melihat apakah tubuh anak tampak kurus. Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan, mulai dari berat badan, pertumbuhan tinggi badan, kondisi fisik, hingga seberapa sering anak sakit.

Menurut dr. Vivi Septriani, Sp.A., melalui Instagram pribadinya @dr.vivi.spa, beberapa tanda tersebut dapat membantu Mama mengenali kondisi anak.

Berikut Popmama.com sudah merangkum cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi. Yuk, disimak!

  1. 1. Lihat berat badan dan pertumbuhannya, bukan hanya bentuk tubuh

    Cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi
    Pexels/Meruyert Gonullu

    Cara pertama yang bisa Mama lakukan adalah melihat apakah berat badan anak terus bertambah dan bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu.

    Anak yang bertubuh kurus belum tentu mengalami kekurangan gizi. Namun, Mama perlu lebih waspada jika berat badannya sangat rendah dan berada jauh di bawah persentil normal berdasarkan grafik pertumbuhan.

    “Anak yang kekurangan gizi seringkali memiliki berat badan yang sangat rendah, jauh di bawah persentil normal berdasarkan grafik pertumbuhan,” jelas dr. Vivi.

    Selain berat badan, perhatikan juga tinggi badan dan perkembangan fisiknya. Kekurangan gizi tidak hanya ditandai dengan berat badan rendah, tetapi dapat disertai pertumbuhan yang lambat atau terhambat.

    Jadi, cara pertama membedakannya adalah dengan melihat pola pertumbuhan anak, bukan sekadar menilai anak dari bentuk tubuhnya yang kurus.

  2. 2. Perhatikan apakah tubuh anak tetap aktif atau justru tampak lemas

    Cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi
    Magnific

    Setelah melihat pertumbuhannya, Mama bisa memperhatikan kondisi anak sehari-hari. Anak yang tubuhnya kurus tetapi tetap aktif tidak bisa langsung dikatakan mengalami kekurangan gizi.

    Sebaliknya, Mama perlu memperhatikan jika tubuh anak yang kurus disertai kondisi seperti tampak lesu dan kurang aktif. Menurut dr. Vivi, kekurangan gizi juga dapat membuat anak mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga lebih sering sakit.

    Dengan begitu, cara kedua adalah melihat apakah tubuh kurus tersebut disertai perubahan kondisi fisik dan aktivitas anak.

  3. 3. Cek tanda-tanda yang terlihat pada tubuh anak

    Cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi
    Magnific

    Mama juga bisa membedakannya dengan memperhatikan perubahan yang terlihat pada tubuh si Kecil.

    Menurut dr. Vivi, anak yang kekurangan gizi dapat menunjukkan beberapa tanda, seperti kulit yang kering atau pucat, rambut yang rontok, serta nafsu makan yang berkurang.

    “Anak yang kekurangan gizi itu bisa terlihat lesu, kulitnya kering atau pucat, rambutnya rontok, dan nafsu makannya berkurang,” ujar dr. Vivi.

    Artinya, jangan hanya melihat ukuran tubuh anak. Perhatikan juga apakah ada beberapa perubahan fisik yang muncul bersamaan dengan kondisi kurus tersebut.

  4. 4. Cari tahu apakah ada penyebab yang membuat berat badan anak rendah

    Cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi
    Magnific

    Jika anak memang memiliki tubuh kurus, Mama selanjutnya bisa melihat beberapa hal yang mungkin memengaruhi berat badannya.

    Salah satunya adalah asupan kalori yang belum mencukupi kebutuhan harian. Pola makan yang kurang seimbang, terutama kurang protein hewani, juga dapat menjadi penyebab.

    Selain itu, aktivitas fisik yang sangat tinggi dapat membuat energi yang keluar lebih besar daripada yang masuk. Anak juga dapat memiliki tubuh kurus karena infeksi berulang atau cacingan, gangguan penyerapan nutrisi, maupun faktor genetik.

    Jadi, cara berikutnya adalah melihat kemungkinan penyebab di balik tubuh anak yang kurus, bukan langsung menganggapnya sebagai kekurangan gizi.

  5. 5. Perhatikan jika berat badan tidak naik dan anak sering sakit

    Cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi
    Magnific

    Terakhir, Mama bisa memperhatikan perkembangan kondisi anak. Berat badan yang tidak naik, tubuh tampak lemas dan kurang aktif, rambut tipis serta mudah rontok, kulit kering atau kusam, hingga lebih sering sakit merupakan beberapa tanda yang perlu diwaspadai.

    Menurut dr. Vivi, kekurangan gizi dapat dipengaruhi oleh asupan makanan yang tidak seimbang, kondisi medis tertentu, maupun faktor sosial ekonomi yang membatasi akses anak terhadap makanan bergizi.

    Jika beberapa tanda tersebut terlihat pada si Kecil, jangan menunggu sampai kondisinya semakin parah. Segera konsultasikan ke dokter agar tumbuh kembang si Kecil tetap optimal.

    Nah, itu tadi cara membedakan anak kurus sehat dan kurus karena kekurangan gizi. Jadi, jangan hanya melihat bentuk tubuh si Kecil, tetapi perhatikan juga pertumbuhan dan kondisi tubuhnya secara keseluruhan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More