TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tanda-Tanda Anak Siap Disapih Setelah Usia 2 Tahun

Anak menjadi lebih rewel walau sudah diberi ASI bisa menjadi tanda bahwa anak siap disapih lho, Ma!

8 September 2021

Tanda-Tanda Anak Siap Disapih Setelah Usia 2 Tahun
Pexels

Menyapih merupakan kegiataan di saat anak mulai belajar untuk mencoba memakan makanan yang padat tanpa perlu tambahan ASI.

Menyapih termasuk tugas lanjutan orangtua untuk mendukung tumbuh dan kembang anak setelah mulai mengenal ASI dan juga makanan padat. Namun, terkadang terdapat beberapa kendala untuk mulai menerapkan fase menyapih pada anak.

Masa ideal bayi mulai menerima ASI adalah semenjak bayi lahir yang dikenal dengan sebutan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Bayi terus mendapatkan ASI hingga ia berusia kurang lebih enam bulan. Setelah itu, bayi akan diperkenalkan dengan MPASI bayi.

Apabila pada saat MPASI sudah tidak lagi memberikan ASI, maka asupan susu tersebut akan digantikan dengan susu formula. Sebaliknya, apabila bayi masih mendapatkan ASI, maka akan diberikan sampai bayi berusia 2 tahun.

Setelah anak berusia 2 tahun atau lebih, biasanya anak akan memberikan tanda-tanda bahwa ia sudah siap untuk disapih. Berikut Popmama.com sudah merangkum apa saja tanda-tanda anak sudah siap disapih untuk Mama ketahui.

1. Anak mulai tidak tertarik saat menyusu di payudara mama

1. Anak mulai tidak tertarik saat menyusu payudara mama
Pexels/Alexander Dummer

Salah satu tanda bahwa anak siap untuk disapih adalah anak yang sudah mulai tidak tertarik untuk menyusu. Pada situasi seperti ini anak biasanya tidak benar-benar menyusu atau menyedot ASI ketika sedang menyusui.

Selain mulai tidak tertarik dengan menyusu, anak yang sudah mulai siap disapih juga menunjukkan ketertarikannya terhadap makanan lain. Biasanya mereka akan meminta disuapi ketika melihat orang lain sedang makan.

Untuk mensiasati agar anak mulai memakan makanan yang lain, maka Mama dapat mengkreasikan makanan yang akan diberikan kepada anak, seperti menata dan membuat tampilan dari makanan tersebut menjadi lebih menarik.

Jika ingin yang lebih mudah, Mama bisa memberikan makanan si Kecil dengan menggunakan wadah yang bergambar dan memiliki karakter-karakter kesukaan sang anak.

Editors' Picks

2. Anak tetap rewel walaupun sudah diberi ASI

2. Anak tetap rewel walaupun sudah diberi ASI
Pexels/Keira Burton

Ketika anak menyusu pada Mama, biasanya anak akan mulai tenang hingga tertidur. Tetapi, apabila anak mama berubah menjadi lebih rewel bahkan juga kerap menjadi lebih terburu-buru ketika disusui, ini merupakan tanda bahwa si Kecil sudah merasa siap disapih.

Terkadang, ketika Mama sedang menyusui dan si Kecil juga tidak menghisapnya, akhirnya membuat ASI menjadi tidak keluar dan anak mama menjadi lebih rewel.

Tidak hanya itu, anak juga lebih memilih untuk memainkan payudara mama, seperti mulai menarik atau menggigit payudara mama tanpa menghisapnya.

Saat terjadi proses ini dan Mama merasa khawatir akan kebutuhan dan nutrisinya, Mama bisa memberikan anak susu melalui botol.

Sehingga anak masih dapat meminumnya dan tetap mendapatkan nutrisi.

3. Anak menyusui dalam waktu yang lebih pendek dari biasanya

3. Anak menyusui dalam waktu lebih pendek dari biasanya
Pexels/Pavel Danilyuk

Tanda selanjutnya yang diberikan anak ketika sudah siap udah disapih adalah frekuensi anak ketika menyusu yang semakin jarang dan mengalami durasi yang lebih pendek saat sedang menyusu.

Anak biasanya menjadi tidak betah dan langsung memilih melakukan hal lain daripada menyusu. Terjadinya beberapa gangguan sederhana tersebut biasanya membuat anak beralih dan tidak mau melanjutkan untuk menyusu.

Ketika Mama melihat salah satu tanda tersebut saat si Kecil sudah berusia 2 tahun, maka dapat disimpulkan bahwa anak mama sudah siap untuk disapih.

4. Anak mudah terganggu saat sedang menyusu

4. Anak mudah terganggu saat sedang menyusu
Pexels/cottonbro

Ketika anak merasa terganggu atau terdistraksi ketika diberi ASI, ini bisa menjadi tanda bahwa anak sudah siap disapih.

Beberapa gangguan yang terjadi tidak hanyak terjadi ketika anak sedang menyusu, tetapi juga dapat terjadi ketika anak lebih memilih memainkan payudara mama atau ketika anak menyentuh kupingnya sendiri dibandingkan menyedot ASI. 

Walaupun proses menyapih ini terbilang berat, namun menyapih merupakan tindakan yang penting bagi anak.

Hal ini untuk membantu dan mendukung kemampuan emosional dari anak agar dapat mengoptimbalkan tumbuh kembang anak tersebut.

5. Anak tetap menyusu di payudara mama, tapi hanya untuk mencari kenyamanan

5. Anak tetap menyusu payudara mama, tapi ha mencari kenyamanan
Pexels/Ketut Subiyanto

Anak yang sudah siap disapih biasanya akan menempel kepada mamanya ketika ia merasa lelah bermain, merasa kesal, ketika hendak tidur dan lain sebagainya. Mereka akan mencari kenyamanan dengan mamanya dengan menyusu.

Terkadang hal ini bisa berlangsung lama ataupun tidak karena fokus anak saat itu hanya untuk mencari kenyamanan bukan untuk menyusu. 

Beberapa tanda-tanda tersebut dapat menunjukkan bahwa anak siap untuk disapih, terutama ketika anak sudah berusia 2 tahun.

Namun, apabila tanda-tanda tersebut muncul ketika anak masih berusia di bawah satu tahun, Mama perlu memeriksakannya ke dokter.

Hal ini karena bisa saja tanda-tanda tersebut merupakan tanda adanya nursing strike.

Nursing strike adalah kondisi dimana anak mogok menyusu secara langsung ketika berada di usia yang produktif menyusu, yaitu sekitar 6 sampai 9 bulan. 

Itu tadi tanda-tanda anak siap disapih setelah berusia 2 tahun. Apabila si Kecil kerap melakukan beberapa hal seperti yang disebutkan, maka bisa dipastikan bahwa itu merupakan tanda bahwa anak mama sudah siap disapih. 

Jadi, jangan lupa pastikan terlebih dahulu tanda-tanda tersebut ya, Ma! 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk