Yuk, Ajarkan si Kecil Sikat Gigi Sendiri

Jangan ragu mengajarkannya meski umurnya masih di bawah 2 tahun

2 Januari 2019

Yuk, Ajarkan si Kecil Sikat Gigi Sendiri
myhealthtime.ie

Saat gigi si Kecil mulai banyak tumbuh, kini tugas Mama selanjutnya adalah mengenalkan si Kecil untuk menyikat giginya sendiri.

Mungkin pada awalnya, si Kecil akan menolak untuk menyikat gigi sendiri.

Namun, jika dibiasakan ia akan merasa ini adalah kegiatan yang menyenangkan dan melatihnya untuk lebih mandiri.

Buat Mama yang ingin mengajari anak sikat gigi sendiri, ini tipsnya!

1. Kenalkan dengan perlengkapan untuk menyikat gigi

1. Kenalkan perlengkapan menyikat gigi
arborgfamilydental.com

Pertama kali Mama bisa mengenalkan si Kecil perlengkapan untuk menyikat gigi.

Pilihlah sikat gigi khusus anak dengan gambar karakter yang disukai si Kecil. Ganti sikat gigi bila sikat mulai rusak, biasanya 1 atau 2 bulan sekali.

Mama juga dapat mengenalkannya dengan pasta gigi untuk anak yang memiliki rasa buah dan biasanya tidak berasa mint seperti pasta gigi untuk orang dewasa.

Siapkan gelas kecil yang diisi dengan air matang dan handuk kecil setiap ingin menyikat gigi.

Mama juga dapat menyiapkan mainan kecil seperti bebek-bebekan agar si Kecil betah saat menyikat gigi. 

Untuk Mama yang baru pertama kali mengenalkan anak menyikat gigi, disarankan untuk melakukan praktiknya di depan cermin.

Berdirilah di belakang si Kecil, mintalah ia melihat ke cermin saat Mama berdiri di belakangnya dan Mama dapat sikat gigi sambil bercermin.

Mama dapat membantunya memegang sikat gigi yang sudah di berikan pasta gigi dengan baik. Dengan bantuan cermin, si Kecil akan lebih mudah diberikan arahan. 

2. Ajari anak berkumur

2. Ajari anak berkumur
cncenter.cz

Untuk usia yang baru dua tahun, si Kecil akan merasa kusulitan saat berkumur.

Itulah gunanya menggunakan air matang sebagai permulaan dalam menyikat gigi bagi anak, agar air yang tertelan lebih aman dibandingkan air mentah.

Sebelum si Kecil bisa berkumur, tunjukkan kepadanya cara berkumur. Mama jangan lupa menjelaskan fungsi dari berkumur sebelum dan sesudah menyikat gigi. 

Editors' Picks

3. Tunjukkan bagian gigi mana yang perlu digosok

3. Tunjukkan bagian gigi mana perlu digosok
expertbeacon.com

Mama bisa membantu memegang sikat gigi dan menyikat bersama sambil memberitahu anak memulai dari sisi depan bagian tengah, sebelah kiri dan kanan.

Lalu membuka mulut sedikit lebih lebar dan menaruh sikat di bagian dalam gigi sebelah kiri lalu kanan, kemudian menggosok bagian dalam atas gigi.

Selama proses ini, Mama perlu melakukan bersama-sama dengan si Kecil sampai ia paham area mana yang perlu disikat.

Mama bisa membiarkannya menyikat sendiri lalu mengingatkan saja bagian mana yang perlu disikat.

Baca juga: Begini Caranya Memilih Pasta Gigi yang Tepat untuk Balita

4. Membuang busa pasta gigi

4. Membuang busa pasta gigi
wattsfamilydental.com

Setelah selesai menyikat, beri contoh cara buang busa pasta di mulut.

Tunjukkan dan peragakan cara membuangnya, di mana gerakan seperti orang meludah.

Lalu minta anak kumur-kumur dengan air minum dan membuangnya.

Minta anak untuk kumur-kumur sekali lagi untuk memastikan tidak ada sisa pasta yang tersisa di gigi.

5. Minta anak cuci mulut dan tangan dengan sabun

5. Minta anak cuci mulut tangan sabun
parenthub.com.au

Minta anak untuk membersihkan sikat gigi dengan menaruhnya di bawah keran air yang menyala lalu mengembalikan ke gelas atau tempat yang sudah disediakan. Kemudian minta anak cuci mulut dan tangan dengan sabun.

Mama perlu memandu disertai dengan melakukan gerakan menyikat bersama-sama dengan si Kecil beberapa kali sampai ia paham.

Melakukan gerakan menyikat bersama bisa dilepas sedikit-sedikit untuk mendorongnya melakukan sendiri.

Mama juga bisa memberikan checklist step yang harus dilakukan oleh anak, kemudian memasang checklist tersebut di dekat tempat sikat gigi.

Mama dapat menunjukkan video cara anak menyikat gigi untuk membantu anak dalam mengikuti setiap langkah-langkah saat menyikat gigi.

Baca juga: Yuk! Ajari Anak Sejak Dini untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!