9 Makanan dengan Kandungan Vitamin K untuk Anak-Anak

Dapat menjadi pilihan orangtua dalam memenuhi asupan vitamin K si Kecil!

13 Januari 2021

9 Makanan Kandungan Vitamin K Anak-Anak
Pexels/Alex Green

Anak-anak membutuhkan banyak nutrisi untuk membantu proses tumbuh kembangnya. Tak terkecuali, kebutuhan anak-anak terhadap vitamin K yang perlu dipenuhi, Ma. 

Hal ini karena vitamin K cukup penting bagi tubuh. Mulai dari berperan dalam proses pembekuan darah, baik untuk pertumbuhan tulang, dan dapat meningkatkan kesehatan jantung. 

Berapa banyak vitamin K yang dibutuhkan oleh anak?

Mengutip laman Bundoo, Recommended Dietary Allowance (RDA) menunjukkan takaran vitamin yang diperlukan untuk berbagai kelompok usia.

Menurut Dewan Makanan dan Nutrisi di Institute of Medicine, RDA vitamin K yang direkomendasikan untuk anak-anak, yaitu:

  • Usia 1–3 tahun sebanyak 30 mikrogram/hari,
  • Usia 4–8 tahun sebanyak 55 mikrogram/hari, dan
  • Usia 9–13 tahun sebanyak 60 mikrogram/hari. 

Apabila kebutuhan vitamin K tidak terpenuhi dengan baik, tubuh dapat berisiko mengalami pendarahan berlebihan saat terjadi peradangan atau luka, pertumbuhan tulangnya pun kurang baik sehingga lebih berisiko mengalami osteoporosis, juga lebih mungkin mengalami masalah kesehatan jantung. 

Vitamin K dapat diperoleh dari makanan maupun suplemen. Namun, bagi anak-anak sebaiknya mendapatkan vitamin K dari makanan saja karena lebih alami. Dibanding melalui suplemen yang mungkin telah dicampur dengan bahan kimia. 

Untuk itu, berikut Popmama.com berikan daftar makanan dengan kandungan Vitamin K untuk anak. Barangkali bermanfaat bagi Mama dalam memenuhi asupan vitamin K anak. 

1. Daging ayam

1. Daging ayam
Pexels/Lukas

Daging ayam merupakan pilihan makanan yang dapat Mama berikan untuk memenuhi asupan vitamin K pada anak. Menurut laman WebMD, daging ayam mengandung vitamin K sebanyak 10 mikrogram per 100 gram sajiannya. 

Selain itu, daging ayam termasuk sumber protein yang baik untuk dikonsumsi anak. Protein dalam daging ayam dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan otot anak-anak, Ma. 

Daging ayam mengandung selenium, salah satu mineral yang berperan dalam fungsi kesehatan tiroid, hormon, dan sistem kekebalan. Daging ayam juga kaya akan vitamin B6 (atau vitamin B kompleks) yang berfungsi untuk mendorong enzim pencernaan bekerja lebih baik. Dengan demikian, metabolisme tubuh pun dapat bekerja lebih baik.

2. Brokoli

2. Brokoli
Pexels/Buenosia Carol

Dalam 100 gram penyajian brokoli yang telah dimasak mengandung 141 mikrogram vitamin K. Jadi, brokoli mungkin dapat Mama tambahkan dalam menu makanan anak-anak sehingga kebutuhan vitamin Knya terpenuhi. 

Dikutip dari familyeducation, brokoli termasuk makanan yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Hal ini karena brokoli memiliki karbohidrat sebagai penghasil energi yang cukup tinggi, tetapi rendah kalori, serta kaya akan serat untuk menunjang kesehatan pencernaan. 

Selain itu, brokoli mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Misalnya, kalsium, kalium, folat, dan karotenoid yang dapat meningkatkan kesehatan sistem penglihatan, menangkal kerusakan sel, serta berfungsi sebagai bahan baku produksi vitamin A dalam tubuh.

3. Selada

3. Selada
Pexels/Daian Gan

Selada merupakan salah satu sayuran yang populer untuk diet. Meski rendah karbohidrat dan kalori, selada mengandung vitamin K yang cukup tinggi sehingga mungkin cocok untuk diberikan pada anak-anak, Ma. 

Dalam setengah porsi penyajiannya, selada mengandung vitamin K sebanyak 60 mikrogram. Jadi, Mama mungkin dapat menambahkan selada ke dalam daftar makanan untuk memenuhi asupan vitamin K anak.

Selada juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi. Hal ini karena selada mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan kulit maupun penglihatan dan vitamin C sebagai zat antioksidan sehingga bagus bagi sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu, selada mengandung folat yang baik untuk tumbuh kembang sel-sel dalam tubuh. Selada pun cukup kaya akan zat besi yang bagus untuk tubuh dalam memproduksi sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia. 

Editors' Picks

4. Buncis

4. Buncis
Pexels/Yulia Rozanova

Melansir laman Healthline, 100 gram buncis yang telah dimasak mengandung vitamin K sebanyak 48 mikrogram. Jadi, buncis mungkin dapat menjadi pilihan makanan yang diberikan pada anak dalam memenuhi kebutuhan vitamin Knya, Ma.

Sayuran hijau yang dapat dikonsumsi dengan cara direbut maupun diolah bersama sayuran lain atau beragam protein ini juga baik untuk kesehatan. Buncis mengandung vitamin A yang bagus dalam menjaga kesehatan penglihatan, serta diperkaya dengan vitamin C untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. 

Menariknya lagi, buncis termasuk sayuran yang memiliki protein cukup tinggi. Tubuh anak mama memerlukan protein untuk pertumbuhan rambut, otot, serta tulang yang sehat dan kuat. 

5. Asparagus

5. Asparagus
Pexels/Ready Made

Asparagus menjadi salah satu sayuran sumber vitamin K yang cukup tinggi. Dalam 4 batang asparagus yang telah dimasak mengandung vitamin K sebanyak 40 mikrogram. Jadi, bisa saja menjadi pilihan makanan untuk memenuhi asupan vitamin K pada anak. 

Namun, perlu diketahui bahwa asparagus mungkin lebih cocok diberikan pada anak-anak yang telah bisa mengunyah dengan baik. Hal ini untuk menghindari risiko tersedak saat mengonsumsinya karena asparagus cenderung berukuran besar, Ma. 

Tidak hanya kaya akan vitamin K, asparagus juga memiliki manfaat baik lain. Apabila dikonsumsi, asparagus dapat berperan sebagai antioksidan yang bagus bagi sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C dan vitamin E. 

Selain itu, asparagus mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan dan kesehatan usus. Asparagus juga bagus dalam membantu proses tumbuh kembang karena kandungan folatnya yang berperan penting dalam sel-sel tubuh anak. 

6. Bayam

6. Bayam
Pexels/Jacqueline Howell

Sayuran lain yang dapat Mama berikan untuk memenuhi vitamin K anak-anak, yaitu bayam. Tidak tanggung-tanggung, bayam mengandung vitamin K sebanyak 483 mikrogram dalam setiap 100 gram penyajiannya. 

Sayuran berwarna hijau ini memiliki beragam manfaat untuk tubuh karena mengandung banyak nutrisi di dalamnya. Bayam baik untuk kesehatan sistem penglihatan, serta dapat meningkatkan kekebalan. 

Bayam juga bagus bagi pertumbuhan rambut dan dapat berperan dalam kesehatan kulit. Selain itu, bayam diperkaya dengan zat besi sehingga mampu mencegah penyakit anemia.

7. Kiwi

7. Kiwi
Pexels/Maria Victoria Portelles

Kiwi mungkin dapat Mama tambahkan dalam menu harian anak-anak agar kebutuhan vitamin Knya terpenuhi. Kiwi mengandung 40 mikrogram vitamin K dalam 100 gram setiap penyajian. 

Buah bercitarasa manis sedikit asam ini diperkaya dengan vitamin C yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C sebagai antioksidan yang cukup tinggi dalam kiwi pun dapat mengatasi masalah asma. 

Selain itu, kiwi mampu menjaga sistem pencernaan karena mengandung serat yang cukup. Kiwi juga dapat mengurangi risiko masalah sistem penglihatan karena kandungan zeaxanthin dan lutein yang tinggi. 

8. Alpukat

8. Alpukat
Pexels/Vova Krasilnikov

Biasanya, alpukat dikenal sebagai buah yang efektif dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena alpukat rendah kalori sehingga cukup sering digunakan sebagai makanan dalam program diet. 

Namun lebih dari itu, alpukat ternyata juga kaya akan vitamin K, Ma. Buah yang memiliki tekstur daging lembut ini mengandung 21 mikrogram vitamin K dalam setiap 100 gram penyajian. 

Menariknya lagi, alpukat bagus dalam membantu proses tumbuh kembang anak-anak. Alpukat dapat meningkatkan perkembangan otak karena kandungan lemak baik di dalamnya. Bahkan, alpukat bisa membantu tingkatkan kekebalan tubuh karena tinggi antioksidan. 

9. Kacang kedelai

9. Kacang kedelai
Pexels/Polina Tankilevitch

Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang bisa menjadi sumber vitamin K untuk anak. Biasanya, kacang kedelai diolah menjadi susu, tahu, tempe, atau minyak yang dapat digunakan untuk memasak, Ma.

Selain itu, kedelai mengandung protein, serat, dan zat besi yang cukup. Jadi, dapat bermanfaat dalam proses tumbuh kembang anak-anak. Bahkan, bagus untuk menjaga kesehatan tubuh karena kedelai mengandung isoflavon yang dapat berperan sebagai antioksidan. 

Protein dalam kedelai dapat menjadi pilihan apabila anak mama memiliki alergi atau tidak bisa mengonsumsi protein hewani. Serat yang cukup pada kedelai dapat bantu melancarkan sistem pencernaan. 

Itulah 9 makanan dengan kandungan Vitamin K untuk anak dalam memenuhi kebutuhan. Semoga dapat bermanfaat, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.