Anak Tidak Mau Minum Obat? Lakukan 7 Trik Berikut!

Dijamin Mama bisa buat si Kecil minum obat tanpa harus memaksa

20 Februari 2021

Anak Tidak Mau Minum Obat Lakukan 7 Trik Berikut
Freepik/Zilvergolf

Membujuk anak-anak untuk minum obat memang susah sekali rasanya.

Meski obat yang diberikan sudah berupa sirup dan biasanya sudah diberi perasa tambahan oleh pabriknya, namun si Kecil tetap enggan untuk meminumnya.

Saat diminta untuk minum obat, anak-anak seakan memiliki jutaan alasan untuk menolaknya.

Pertama, karena rasanya tidak enak. Kedua, aromanya juga terasa asing olehnya.

Ketiga, karena anak yang sakit tidak berada dalam kondisi mood yang baik, sehingga lebih rewel dari biasanya.

Mama sebagai orangtua pasti sangat khawatir bila anak sakit dan tidak mau meminum obatnya.

Karena panik, maka kebanyakan orangtua akan memaksaka mereka dengan cara mencekokkan obat ke mulut anak, sambil memegangi kaki dan tangan agar tidak bisa menolak obat.

Hasilnya, anak akan meronta-ronta, menangis, dan cenderung mengeluarkan kembali obat yang belum tertelan. Parahnya, anak bisa trauma dengan proses pencekokan tersebut.

Lalu bagaimana trik agar kita dapat mengatasi anak susah minum obat? 

Jangan bingung, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa tips dan trik yang dapat membantu Mama mengatasi anak susah minum obat, terutama untuk balita.

1. Beri pengertian

1. Beri pengertian
Freepik/Prostooleh

Memberi penjelasan, adalah salah satu cara mendidik anak yang baik. Ini adalah salah satu gaya mengasuh anak, yaitu membuat anak secara sukarela melakukan sesuatu tanpa ada unsur paksaan.

Balita sudah memiliki pemahaman yang baik terhadap ucapan kita.

Sebagai langkah awal, berilah pengertian kepadanya bahwa ia harus minum obat karena sedang sakit.

Kita bisa memberi contoh perbandingan kondisi yang ia alami ketika sehat dibandingkan ketika sakit.

Karena sakit rasanya tidak enak, maka bujuklah ia agar segera sembuh dengan cara minum obat.

2. Berikanlah contoh cara minum obat di depan anak

2. Berikanlah contoh cara minum obat depan anak
Pixabay/Kalhh

Jika anak belum paham berikanlah contoh.

Cara minum obat yang benar adalah dengan meletakkan obat di ujung, mengambil seteguk air, lalu memiringkan atau mendongakkan kepala dengan sedikit hentakan kecil kemudian menelan.

Editors' Picks

3. Berlatih dengan menggunakan permen kecil

3. Berlatih menggunakan permen kecil
Pixabay/9355

Untuk awalnya, gunakanlah bantuan permen bulat kecil yang diperumpamakan sebagai obat.

Mintalah si Kecil meletakkan permen tersebut di ujung tenggorokan lalu menelannya dengan bantuan air.

Jika anak berhasil melakukannnya minimal dua kali, maka ia bisa mengonsumsi obat kapsul atau tablet.

    4. Alihkan perhatian dengan tayangan TV

    4. Alihkan perhatian tayangan TV
    Pixabay/mojzagrebinfo

    Ada baiknya ketika makan obat, ada tayangan TV yang menarik perhatiannya, sehingga ia tidak terlalu memikirkan obat yang tidak enak.

    Bila menggunakan teknik “sisipan”, manfaatkan TV untuk menarik perhatiannya sejak awal ia makan, bukan hanya ketika menyuapi obat.

    5. Iming-iming hadiah

    5. Iming-iming hadiah
    Freepik

    Berilah “umpan” yang membuat anak susah minum obat jadi berubah pikiran. Misalnya, janji membelikan mainan setelah ia mau menghabiskan obat.

    Tentunya hadiah harus disesuaikan dengan kondisi penyakit anak. Bila ia sakit batuk tentunya kita harus memilihkan hadiah lain yang tidak menyebabkan batuk tambah parah.

    6. Disisipkan saat makan

    6. Disisipkan saat makan
    Freepik/Bearfotos

    Berikan obat di antara suapan-suapan makan. Misalnya, setelah makan bubur 2 sendok, maka sendok ketiga adalah obat.

    Lalu lanjutkan lagi dengan bubur. Namun balita tidak boleh merasa “dijebak”. Ia tetap harus diberi pengertian terlebih dahulu dan ia harus tahu bahwa sendok itu berisi obat, bukan bubur.

    7. Main dokter-dokteran

    7. Main dokter-dokteran
    videoblocks.com

    Ini adalah permainan role play yang baik. Ajaklah si Kecil main dokter-dokteran beberapa saat sebelum ia minum obat.

    Tetapi Mama harus tetap memberikannya penjelasan terlebih dahulu tentang pentingnya peran obat saat sakit.

    Gunakan boneka kesayangannya sebagai pasien yang sakit. Jadikan anak sebagai dokter, dan mainkanlah peranan dokter yang sedang memberikan obat kepada boneka yang sakit.

    Ini adalah perinsip melibatkan anak pada pengambilan keputusan, sehingga ia bertindak secara sukarela, bukan dipaksa.

    Nah, itulah beberapa tips dan trik mengatasi anak yang tidak mau minum obat.

    Selamat mencoba dan semoga berhasil ya, Ma!

    Baca juga:

    Tanya Ahli

    Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

    Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.