Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Perubahan Kulit setelah Melahirkan, Ini yang Perlu Mama Ketahui

Perubahan Kulit setelah Melahirkan, Ini yang Perlu Mama Ketahui
freepik
Intinya Sih
  • Setelah melahirkan, perubahan hormon drastis menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, flek hitam, kulit kering, hingga stretch marks yang membuat banyak ibu merasa kurang percaya diri.
  • Perawatan sederhana dengan produk aman untuk ibu menyusui, hidrasi cukup, serta penggunaan pelembap dan sunscreen rutin dapat membantu memulihkan kondisi kulit pascapersalinan.
  • Tujuh perubahan umum pada kulit meliputi stretch marks, melasma, kulit kering, jerawat postpartum, kantung mata hitam, linea nigra membekas, dan kulit kendur di area perut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjadi seorang ibu adalah perjalanan yang luar biasa, namun transisi fisik setelah persalinan sering kali membawa perubahan yang tidak terduga, terutama pada kulit. Setelah si Kecil lahir, tubuh Mama mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron secara drastis yang memengaruhi tekstur, elastisitas, hingga warna kulit. Banyak Mama yang merasa kurang percaya diri saat melihat cermin dan menemukan jerawat, flek hitam, atau kulit yang terasa jauh lebih kering daripada saat hamil.

Penting untuk diingat bahwa kondisi ini bersifat wajar dan merupakan bagian dari proses pemulihan alami tubuh. Perubahan ini biasanya dipicu oleh fluktuasi hormon serta kelelahan fisik karena pola tidur yang berubah total sejak adanya anggota baru di rumah. Meski fokus Mama kini tersita untuk si Kecil, meluangkan waktu sejenak untuk merawat diri bukan hanya soal estetika, tapi juga bentuk apresiasi terhadap tubuh yang sudah berjuang selama sembilan bulan.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kondisi kulit Mama bisa kembali sehat seperti sedia kala. Mama tidak perlu menggunakan rangkaian skincare yang rumit, cukup pilih produk yang aman untuk ibu menyusui dan fokus pada masalah kulit yang paling terasa mengganggu. Berikut Popmama.com telah merangkum 7 perubahan kulit setelah melahirkan yang umum terjadi beserta tips praktis untuk menanganinya:

1. Munculnya stretch marks yang berwarna gelap

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 1.jpeg
freepik/jcomp

Peregangan kulit yang maksimal selama hamil sering kali meninggalkan garis-garis halus di area perut, paha, dan payudara karena serat kolagen yang pecah. Untuk menyamarkannya, Mama bisa rutin mengoleskan pelembap yang mengandung vitamin E, cocoa butter, atau hyaluronic acid setiap habis mandi untuk membantu meningkatkan elastisitas kulit.

2. Melasma atau flek hitam pada wajah

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 2.jpeg
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Bercak kecokelatan di area wajah dipicu oleh pigmentasi hormonal yang bisa semakin gelap jika kulit terpapar sinar matahari. Cara terbaik menanganinya adalah dengan wajib menggunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari meski di dalam rumah, serta gunakan produk yang mengandung niacinamide yang aman untuk mencerahkan kembali noda tersebut.

3. Kulit kering dan sensitif akibat dehidrasi

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 3.jpeg
freepik/yanalya

Setelah melahirkan, kulit Mama bisa terasa kasar dan gatal karena perubahan hormon serta fokus nutrisi tubuh yang terserap untuk produksi ASI. Untuk mengatasinya, pastikan Mama minum air putih yang cukup (minimal 3 liter sehari) dan gunakan sabun mandi yang berbahan lembut tanpa deterjen keras (bebas SLS) agar kelembapan alami terjaga.


4. Jerawat pascapersalinan (postpartum acne)

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 4.jpeg
freepik

Lonjakan hormon androgen setelah persalinan bisa merangsang produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Mama bisa menanganinya dengan menjaga kebersihan wajah melalui teknik double cleansing dan gunakan obat totol jerawat berbahan aman seperti azelaic acid yang tidak membahayakan si Kecil saat menyusui.


5. Kantung mata hitam dan kulit kusam

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 5.jpeg
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Kurang tidur dan kelelahan mengurus newborn membuat sirkulasi darah di area wajah kurang lancar, sehingga muncul kantung mata dan kulit terlihat kusam. Cara menanganinya adalah dengan mengompres mata menggunakan sendok dingin atau timun, serta gunakan pelembap wajah yang mengandung vitamin C untuk memberikan efek cerah secara instan.


6. Linea nigra yang masih membekas

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 6.jpeg
freepik

Garis gelap yang memanjang di tengah perut biasanya tidak langsung hilang setelah melahirkan karena pigmen kulit masih tinggi. Untuk mempercepat pudarnya garis ini, Mama bisa melakukan eksfoliasi lembut menggunakan body scrub seminggu sekali agar sel kulit mati terangkat dan warna kulit perut kembali merata.

7. Kulit kendur di area perut

Perubahan Kulit Setelah Melahirkan 7.jpeg
freepik

Kehilangan volume setelah melahirkan membuat kulit perut terlihat menggelambir dan kehilangan kekencangannya. Selain melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau senam kegel, Mama bisa menggunakan krim pengencang (firming cream) yang mengandung kolagen atau rutin memijat area perut agar sirkulasi darah lebih lancar dan elastisitas kulit membaik.

Perubahan kulit setelah melahirkan memang membutuhkan kesabaran ekstra, namun percayalah bahwa tubuh Mama akan kembali seimbang seiring berjalannya waktu. Kuncinya adalah jangan malas menggunakan pelembap dan pelindung matahari agar kulit kembali sehat dan bercahaya.

Nah, dari ketujuh poin di atas, mana perubahan kulit yang paling Mama rasakan saat ini?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More