Gejala campak biasanya mulai terlihat sekitar 7–12 hari setelah si Kecil terinfeksi. Pada tahap awal, gejalanya sering kali menyerupai pilek atau infeksi saluran pernapasan, seperti:
Demam
Hidung berair atau pilek
Batuk
Mata merah dan berair
Tubuh terasa lemas
Nafsu makan menurun
Beberapa hari kemudian, dapat muncul bintik putih kecil di bagian dalam pipi yang dikenal sebagai Koplik's spots. Bintik ini merupakan salah satu tanda khas campak yang dapat membantu membedakannya dari penyakit lain.
Setelah itu, ruam merah mulai muncul di wajah, biasanya dari area sekitar garis rambut, kemudian menyebar secara bertahap ke leher, punggung, dan badan.
Ruam selanjutnya dapat meluas ke lengan dan tangan hingga kaki. Awalnya ruam terlihat seperti bercak merah datar, kemudian bisa menjadi sedikit menonjol dan terkadang terasa gatal.
Saat ruam mulai muncul, demam juga dapat meningkat cukup tinggi. Si Kecil mungkin terlihat lebih rewel, lemas, dan tidak nyaman.
Pada beberapa anak, campak juga dapat disertai pembengkakan kelenjar getah bening, mual, muntah, atau batuk yang semakin mengganggu.
Umumnya, ruam akan bertahan selama sekitar lima hari sebelum perlahan memudar. Warna ruam dapat berubah menjadi kecoklatan dan kulit mungkin menjadi kering atau mengelupas.
Secara keseluruhan, gejala campak pada anak dapat berlangsung selama sekitar satu hingga tiga minggu.