Pexels/upender photography
Nah, daripada cuma membandingkan angka di timbangan dengan tabel rata-rata, cara paling akurat untuk memantau pertumbuhan si Kecil sebenarnya lewat kurva pertumbuhan atau growth chart yang dipakai dokter anak.
Menurut Pregnancy, Birth and Baby, kurva pertumbuhan bayi mencatat perubahan panjang badan, berat badan, dan lingkar kepala si Kecil dari waktu ke waktu.
Di dalam kurva ini dikenal istilah persentil, yang sering bikin Mama-Mama baru sedikit bingung saat pertama kali mendengarnya dari dokter. Mengutip Medical News Today, persentil menunjukkan posisi berat badan bayi dibandingkan dengan bayi lain yang seusia dan sejenis kelamin.
Misalnya, kalau si Kecil berada di persentil ke-60, artinya sekitar 40 persen bayi seusianya memiliki berat lebih besar, dan 60 persen lebih kecil. Angka ini bukan nilai rapor, jadi persentil yang rendah bukan berarti si Kecil bermasalah.
Yang jauh lebih penting untuk diperhatikan justru hal-hal berikut ini.
Konsistensi kurva, bukan angka tunggal.
Dokter biasanya lebih memperhatikan apakah bayi tetap berada pada jalur pertumbuhan yang sama dari waktu ke waktu, dibandingkan dengan mengejar persentil tertentu.
Perubahan drastis jadi sinyal penting.
Jika berat badan bayi tiba-tiba turun ke persentil yang jauh lebih rendah, ini bisa menjadi tanda gangguan pertumbuhan yang perlu dicek lebih lanjut oleh dokter.
Lonjakan berat badan juga wajar terjadi.
Sebaliknya, kenaikan berat badan yang tiba-tiba melompat ke persentil baru biasanya menandakan bahwa bayi sedang mengalami growth spurt atau lonjakan pertumbuhan. Hal ini normal terjadi.