Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Makan Sambil Nonton Bisa Bikin Anak Suka Mengemut Makanan

Makan Sambil Nonton Bisa Bikin Anak Suka Mengemut Makanan
Magnific
  • Makan sambil menonton mengalihkan fokus anak dari makanan, sehingga mereka kurang mengenali sinyal lapar-kenyang, mengemut makanan lebih lama, dan waktu makan dapat melampaui 30 menit.

  • Kebiasaan mengandalkan layar saat makan dapat mengganggu latihan mengunyah, pengendalian porsi, pengenalan makanan, dan berpotensi memicu makan berlebihan, picky eater, gangguan makan, serta obesitas.

  • Orangtua disarankan membiasakan makan tanpa tontonan secara bertahap melalui jadwal rutin, batas makan sekitar 30 menit, makan bersama keluarga, serta penyajian makanan sesuai tekstur, bervariasi, menarik, dan lezat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mama mungkin pernah menghadapi si Kecil yang membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan makanannya. Sudah beberapa kali dipanggil, tetapi makanan masih berada di dalam mulut. Mama pun akhirnya harus kembali menyuapi atau mengingatkan si Kecil untuk mengunyah dan menelan makanannya.

Kondisi ini bisa terjadi ketika anak terbiasa makan sambil melakukan aktivitas lain, salah satunya menonton. Saat perhatian si Kecil lebih tertuju pada layar, ia bisa menjadi kurang fokus pada makanan yang sedang disantap. Akibatnya, proses makan pun dapat berlangsung lebih lama.

Padahal, waktu makan bukan hanya tentang membuat anak kenyang. Pada momen ini, si Kecil juga belajar mengenali rasa lapar dan kenyang dari tubuhnya. Lalu, mengapa makan sambil nonton bisa bikin anak suka mengemut makanan? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasan dr. Adhytio Yasashii, Sp.A untuk Mama di bawah ini.

  1. Kenapa Makan Sambil Nonton Bisa Bikin Anak Suka Mengemut Makanan?

    Kenapa makan sambil nonton bisa bikin anak suka mengemut makanan?
    Magnific

    Saat makan sambil menonton, fokus anak dapat berpindah dari makanan ke layar. Hal ini membuat si Kecil kurang memperhatikan rasa lapar dan kenyang yang dirasakan tubuhnya.

    Menurut dr. Tio, kondisi tersebut dapat membuat anak tidak menyadari apakah dirinya masih lapar atau sebenarnya sudah kenyang.

    “Jadi anak nggak sadar, oh aku masih lapar, atau sebenarnya aku udah kenyang,” ujar dr. Tio dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @drtio.pediatrics.

    Ketika perhatian anak lebih tertuju pada tontonan, makanan juga bisa diemut dalam waktu lama. Mama akhirnya perlu memanggil si Kecil berulang kali dan terus menyuapinya hingga waktu makan berlangsung lebih dari 30 menit.

    Padahal, makan merupakan proses bagi anak untuk belajar mengenali rasa lapar dan kenyangnya sendiri. Oleh karena itu, dr. Tio menyarankan agar kebiasaan makan tanpa tontonan mulai dibiasakan secara perlahan.

    “Jadi nanti pelan-pelan coba biasakan makan tanpa distraksi, supaya anak lebih fokus sama proses makannya,” jelasnya.

  2. Apa yang Terjadi jika Anak Terbiasa Makan Sambil Menonton?

    Kenapa makan sambil nonton bisa bikin anak suka mengemut makanan?
    Magnific

    Kebiasaan makan sambil menonton dapat membuat anak kurang fokus pada berbagai hal yang sedang terjadi selama waktu makan. Selain membuat makanan diemut lebih lama, beberapa hal berikut juga dapat terjadi.

    1. Anak kurang mengenali rasa lapar dan kenyang. Perhatian yang tertuju pada tontonan dapat membuat anak tidak menyadari kapan perutnya sudah terasa penuh. Akibatnya, jumlah makanan yang dikonsumsi bisa lebih banyak atau justru lebih sedikit.
    2. Anak bisa terbiasa makan berlebihan. Jika tontonan selalu diberikan saat makan, anak dapat terbiasa mengandalkan layar selama menyantap makanan. Kebiasaan ini dapat berkontribusi pada pola makan yang kurang baik, termasuk meningkatkan risiko gangguan makan dan obesitas.
    3. Kemampuan makan anak kurang terlatih. Makan membutuhkan fokus agar anak dapat belajar mengunyah dengan baik dan mengendalikan porsi makan. Ketika perhatian lebih banyak tertuju pada tontonan, proses belajar tersebut bisa ikut terganggu.
    4. Anak kurang mengenal makanan yang dimakannya. Terlalu fokus pada layar membuat anak kurang memperhatikan sensasi dari makanan yang sedang disantap. Hal ini dapat memengaruhi pengalaman makan dan hubungan anak dengan makanan.
    5. Anak berpotensi menjadi picky eater. Kebiasaan makan sambil menonton juga berpotensi memicu picky eater. Anak bisa hanya tertarik pada makanan tertentu dan menolak mencoba makanan yang baru.

  3. Cara Membiasakan Anak Makan Tanpa Tontonan

    Kenapa makan sambil nonton bisa bikin anak suka mengemut makanan?
    Magnific

    Untuk membantu si Kecil lebih fokus pada makanan, Mama dapat mulai mengubah kebiasaan makan secara perlahan. Beberapa cara berikut bisa diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.

    1. Buat jadwal makan yang rutin. Atur jadwal makan utama dan makanan selingan secara teratur. Beri jarak di antara waktu makan agar anak terbiasa mengenali rasa lapar dan kenyang. Sekitar dua jam sebelum waktu makan, Mama juga dapat menghindari pemberian camilan agar si Kecil merasa lapar ketika waktunya makan.
    2. Batasi waktu makan hingga 30 menit. Waktu makan dapat dibatasi sekitar 30 menit. Jika makanan belum habis setelah waktu tersebut, proses makan dapat disudahi. Ketika makanan yang masuk hanya sedikit, anak akan kembali merasa lapar dan dapat lebih bersemangat makan pada jadwal berikutnya.
    3. Ajak anak makan bersama keluarga. Ciptakan suasana makan yang nyaman tanpa paksaan dan tanpa tontonan. Mama dapat mengajak si Kecil makan bersama orangtua di meja makan. Saat makan bersama, anak juga tidak perlu dijadikan sebagai pusat perhatian. Biarkan ia menikmati makanannya bersama keluarga.
    4. Sesuaikan tekstur dan variasi makanan. Berikan makanan dengan tekstur yang sesuai usia dan tahap perkembangan anak. Mama juga bisa memberikan beragam makanan dan mengenalkan makanan baru dengan tetap memperhatikan kemampuan si Kecil.
    5. Buat makanan lebih menarik. Agar waktu makan terasa lebih menyenangkan, Mama bisa berkreasi dengan membuat makanan dalam bentuk yang menarik, lucu, atau berwarna-warni. Variasi tekstur seperti kerupuk, kremes ayam, dan makanan renyah lainnya juga dapat diberikan agar anak lebih bersemangat mengunyah.
    6. Sajikan makanan dengan rasa yang lezat. Tidak hanya tampilan dan tekstur, rasa makanan juga dapat diperhatikan. Mama bisa memberikan bumbu yang menggugah selera agar si Kecil lebih bersemangat menyantap makanannya.

    Nah, itu tadi alasan di balik kenapa makan sambil nonton bisa bikin anak suka mengemut makanan. Semoga informasi ini dapat membantu, ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More