Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mengatasi Pusar Bayi Berdarah agar Mama Tidak Panik
Pexels/freestocks.org
  • Pusar bayi baru lahir dapat mengeluarkan sedikit darah saat tali pusar mengering dan lepas, kondisi ini umumnya wajar.

  • Bersihkan area pusar secara lembut memakai kain kasa steril dengan tangan bersih, lalu jaga tetap kering agar penyembuhan berjalan baik.

  • Lipat popok agar tidak menutup pusar, ganti lebih sering, hindari salep atau alkohol, serta jangan menarik tali pusar sebelum lepas sendiri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pusar bayi baru lahir dapat mengeluarkan sedikit darah, terutama ketika tali pusar mengering dan mulai terlepas.
  • Who?
    Bayi baru lahir dengan tali pusar yang sedang mengering, serta orang tua atau pengasuh yang merawat area pusar bayi.
  • Where?
    Perdarahan terlihat di area pusar bayi, termasuk sebagai bercak darah di sekitar bekas tali pusar.
  • When?
    Kondisi ini umumnya terjadi saat tali pusar mulai mengering, menggantung, dan akan terlepas dengan sendirinya.
  • Why?
    Perdarahan ringan dapat muncul sebagai bagian dari proses alami ketika tali pusar mengering dan terlepas.
  • How?
    Area pusar dibersihkan lembut dengan kasa steril, dijaga tetap kering dan terbuka, popok dilipat ke bawah, tanpa salep, herbal, alkohol, atau menarik tali pusar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pusar bayi baru lahir kadang keluar sedikit darah saat tali pusarnya mau lepas. Mama tidak perlu panik. Mama bisa pakai kain kasa bersih dan menjaga pusarnya tetap kering. Popok jangan menutup pusar. Jangan kasih salep atau alkohol. Tali pusar juga jangan ditarik. Biarkan lepas sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pusar bayi baru lahir yang mengeluarkan sedikit darah sebenarnya merupakan hal yang wajar, terutama saat tali pusar mulai mengering dan terlepas. Mama mungkin menemukan bercak darah di sekitar pusar si Kecil.

Meski wajar, Mama mungkin akan kebingungan bagaimana cara mengatasinya. Apakah harus ditutupi atau harus diberikan obat oles?

Nah, untuk mendapatkan jawabannya, simak artikel Popmama.com tentang 5 cara mengatasi pusar bayi berdarah berikut ini, Ma.

1. Gunakan kain kasa steril

Magnific/magnific

Jika pusar bayi mengeluarkan darah, Mama bisa membersihkan area tersebut dengan lembut menggunakan kain kasa steril.

Pastikan tangan sudah bersih sebelum menyentuh area pusar. Setelah dibersihkan, biarkan area tersebut tetap kering agar proses penyembuhan berjalan dengan baik.

2. Jaga pusar tetap kering

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

Pendarahan pada pusar bayi umumnya terjadi saat tali pusar (umbilical cord) mulai mengering dan terlepas.

Jika si Kecil dalam kondisi, salah satu hal yang bisa Mama lakukan adalah menjaga area pusar tetap kering.

Dilansir dari Medical News Today, tali pusar yang hendak terlepas harus tetap kering untuk memudahkannya terlepas dengan sendiri.

3. Jangan tutupi pusar

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Saat pusar masih berdarah, usahakan bagian popok tidak bergesekan atau menutupi area tersebut, Ma.

Melansir dari Baby Center, Mama dapat melipat bagian atas popok ke bawah agar pusar tetap terkena udara dan terhindar dari urine.

Jangan lupa lebih sering mengganti popok supaya area pusar tetap bersih dan kering, ya, Ma.

4. Hindari bubuhi apa pun

Pexels/Sunvani Hoàng

Berbeda dari luka berdarah biasanya, saat pusar si Kecil berdarah Mama justru disarankan untuk menghindari memakaikan apa pun di atas pusar.

Mama tidak disarankan mengoles salep, obat herbal, atau alkohol saat pusar sedang berdarah. Hal ini dilakukan agar pusar dapat melakukan penyembuhan alaminya tanpa ada hambatan.

5. Jangan menarik tali pusar

Pexels/Natalie Bond

Karena pusar yang berdarah dapat menjadi tanda bahwa tali pusar si Kecil sedang mencoba terlepas, maka tali pusar akan menggantung di pusar bayi.

Saat itu terjadi, Mama mungkin gemas ingin membantu menariknya. Namun, sebaiknya biarkan tali pusar lepas dengan sendirinya, ya, Ma.

Menarik atau mencabut sebelum tali pusar itu terlepas dengan sendirinya bisa menyebabkan perdarahan lebih banyak dan meningkatkan risiko infeksi.

Itulah 5 cara mengatasi pusar bayi berdarah. Mama tidak perlu panik karena pusar bayi berdarah umum terjadi pada bayi baru lahir dan mudah untuk diatasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article