Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Tidak Menoleh saat Dipanggil, Apakah Ada Gangguan?
Pexels/Thư Anh
  • Anak yang tidak menoleh saat dipanggil belum tentu mengalami gangguan, terutama bila sedang fokus bermain karena belum mampu melakukan beberapa aktivitas sekaligus.

  • Perkembangan anak perlu dilihat menyeluruh, termasuk kemampuan bicara sesuai usia, kontak mata, respons terhadap suara, senyum, komunikasi, dan penggunaan gestur.

  • Tidak merespons panggilan saja tidak cukup untuk menyimpulkan autisme. Bila sering terjadi disertai keterlambatan perkembangan lain, lakukan evaluasi tanpa menunda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat memanggil si Kecil, Mama mungkin pernah mendapati ia tidak menoleh atau tidak memberikan respons. Padahal, Mama hanya ingin mengajaknya berbicara atau memastikan ia mendengar panggilan tersebut. Situasi ini terkadang membuat Mama khawatir dengan perkembangan anak.

Namun, anak yang tidak menoleh saat dipanggil belum tentu mengalami gangguan perkembangan. Ada beberapa hal yang perlu Mama perhatikan, mulai dari aktivitas yang sedang dilakukan anak hingga perkembangan bicaranya.

Yuk, simak penjelasan yang telah Popmama.com untuk Mama berikut ini.

Anak Tidak Menoleh saat Dipanggil Bisa Jadi karena Fokus Bermain

Pexels/Foden Nguyen

Anak yang tidak menoleh ketika dipanggil belum tentu mengalami gangguan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah apakah si Kecil sedang asyik bermain atau melakukan aktivitas tertentu.

Menurut dr. Hendra Wardana, Sp. A., anak belum bisa melakukan beberapa hal sekaligus atau multitasking. Ketika sedang fokus bermain, perhatian anak akan tertuju pada mainannya sehingga ia mungkin tidak langsung merespons panggilan Mama.

“Anak itu belum bisa multitasking, Ma. Ketika dia lagi mainan, ya dia akan fokusnya di mainannya. Kalau Mama panggil nggak nengok, itu hal yang wajar ketika dia lagi mainan,” ujar dr. Hendra dalam unggahan video di Instagram pribadinya, @hendrawardana.

Jadi, Mama perlu melihat situasinya terlebih dahulu. Tidak menoleh ketika sedang asyik bermain berbeda dengan tidak memberikan respons saat tidak sedang melakukan aktivitas yang menyita perhatiannya.

Perhatikan Perkembangan Bicara Anak sesuai Usianya

Pexels/Krishna Kids Photography

Selain melihat aktivitas yang sedang dilakukan, Mama juga perlu memperhatikan perkembangan bicara si Kecil. Kemampuan anak berbicara sesuai usianya menjadi salah satu hal yang perlu dilihat ketika ia jarang menoleh saat dipanggil.

dr. Hendra menjelaskan bahwa selama tahapan bicara anak masih sesuai dengan usianya, kondisi tersebut tidak selalu menjadi masalah.

Artinya, Mama sebaiknya tidak hanya menilai perkembangan anak dari satu perilaku. Perhatikan juga kemampuan bicaranya secara keseluruhan agar Mama bisa memahami apakah perkembangannya sudah sesuai dengan tahapan usia.

Amati Respons Anak terhadap Suara dan Interaksi

Pexels/Gaurav Vishwakarma

Saat si Kecil tidak menoleh ketika namanya dipanggil, Mama juga bisa mengamati bagaimana ia merespons suara dan interaksi sehari-hari.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan meliputi apakah anak melakukan kontak mata, bereaksi terhadap suara, tersenyum saat berinteraksi, serta memberikan respons ketika diajak berkomunikasi.

Mama juga bisa memperhatikan apakah anak menggunakan gerakan tubuh atau gestur, seperti menunjuk, untuk menyampaikan keinginannya.

Berbagai respons tersebut dapat membantu Mama melihat perkembangan komunikasi anak secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan kebiasaannya menoleh saat dipanggil.

Anak Tidak Menoleh saat Dipanggil Tidak Otomatis Berarti Autisme

Pexels/Polesie Toys

Ketika si Kecil tidak memberikan respons saat dipanggil, sebagian Mama mungkin langsung menghubungkannya dengan autisme. Padahal, perilaku tersebut saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa anak mengalami kondisi tersebut.

Anak yang sedang fokus bermain, misalnya, bisa saja tidak langsung menoleh ketika Mama memanggilnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan situasi saat perilaku tersebut muncul dan melihat perkembangan anak secara keseluruhan.

Namun, Mama juga tidak sebaiknya mengabaikan kondisi tersebut jika anak sering tidak merespons panggilan dan menunjukkan tanda keterlambatan perkembangan lainnya.

Jika Mama menemukan hal-hal yang membuat khawatir, evaluasi perkembangan dapat membantu mengetahui kondisi si Kecil dengan lebih tepat.

Jangan Menunda Evaluasi jika Anak Sering Tidak Merespons

Pexels/Nguyễn Quốc Thái

Mama tidak perlu langsung panik ketika si Kecil tidak menoleh saat dipanggil, terutama jika ia sedang asyik bermain. Meski begitu, Mama tetap perlu mengamati apakah perilaku tersebut terjadi berulang kali, termasuk ketika anak tidak sedang fokus pada aktivitas tertentu.

Perhatikan pula apakah ada tanda lain yang menyertai, seperti keterlambatan bicara atau kurangnya respons saat berinteraksi.

Jika perilaku tersebut sering terjadi dan disertai tanda keterlambatan perkembangan lainnya, jangan menunggu terlalu lama untuk melakukan evaluasi.

Dengan begitu, Mama bisa mengetahui apakah perkembangan anak sesuai dengan usianya atau ada hal yang membutuhkan bantuan lebih lanjut.

Nah, sekarang Mama tahu bahwa anak tidak menoleh saat dipanggil tidak selalu berarti ada gangguan. Tetap perhatikan respons dan perkembangan si Kecil agar Mama bisa mengetahui kapan perlu melakukan pemeriksaan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article