Bayi memang terlahir dengan kemampuan untuk belajar. Namun, kemampuan mengingat tidak langsung berkembang sempurna sejak lahir. Seiring bertambahnya usia, otak bayi terus berkembang dan membentuk semakin banyak koneksi saraf yang mendukung proses belajar dan mengingat.
Pada tahun pertama kehidupan, perkembangan otak bayi berlangsung sangat pesat. Berbagai pengalaman yang mereka dapatkan setiap hari, mulai dari mendengar suara mama, bermain, hingga mengikuti rutinitas sederhana, perlahan menjadi bagian dari proses belajar.
Oleh karena itu, stimulasi untuk mendukung perkembangan memori bayi tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang rumit. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin di rumah pun dapat membantu bayi mengenali pola dan pengalaman yang familiar.
Lalu, apa saja yang bisa Mama lakukan untuk mendukung perkembangan memori bayi? Berikut Popmama.com sudah rangkum beberapa cara melatih memori bayi di rumah.
