Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI
Tidak ada obat yang selalu lebih baik untuk semua kondisi. Pilihan antara ibuprofen dan paracetamol bergantung pada penyebab demam, kondisi kesehatan anak, serta gejala yang menyertainya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibuprofen dapat menurunkan suhu tubuh lebih cepat dan efeknya bertahan lebih lama dibandingkan paracetamol. Namun, penelitian lain menemukan bahwa keduanya sama efektifnya dalam membantu meredakan demam pada anak.
Perbedaan hasil tersebut terjadi karena penyebab demam pada setiap anak tidak selalu sama. Oleh karena itu, tidak bisa disimpulkan bahwa ibuprofen selalu lebih unggul dibandingkan paracetamol atau sebaliknya.
Pada demam yang disertai nyeri akibat peradangan, seperti radang tenggorokan, radang telinga, atau infeksi saluran kemih, ibuprofen dapat menjadi pilihan karena memiliki efek antiradang. Sebaliknya, jika anak sedang dehidrasi, mengalami gangguan lambung, atau belum makan, paracetamol umumnya lebih disarankan.
Dari sisi keamanan, keduanya sama-sama relatif aman jika digunakan dalam jangka pendek, sesuai dosis, dan mengikuti anjuran dokter. Yang terpenting, tujuan pemberian obat saat anak demam bukan hanya menurunkan suhu tubuh, tetapi juga membantu anak merasa lebih nyaman selama masa pemulihan.
Nah, itu penjelasan mengenai kapan harus memilih ibuprofen atau paracetamol untuk anak. Semoga informasi ini membantu, ya, Ma!