“Kemarin saya sudah ke Sudin Wilayah 2 untuk meminta tinjauan kembali atas tindakan terduga pelaku dan juga untuk korban anak saya,” ucap Helmi, Rabu, 22 Januari (2026).
Kreator Konten Thepaparock Resmi Laporkan Pelaku Bullying Anaknya

- Helmi melaporkan bullying anaknya lewat Instagram pada 22 Januari (2026), menyebut anaknya dilecehkan di dalam dan luar lingkungan sekolah.
- Mendesak tindakan hukum: Helmi mendesak sekolah dan pihak terkait untuk menindak tegas pelaku perundungan. Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah memediasi kasus ini.
- Trauma psikologis yang korban alami, membuat anak tersebut tidak diperbolehkan bersekolah untuk memulihkan kondisi mentalnya.
Beragam bentuk kejahatan perundungan atau bullying pada anak, saat ini semakin marak terjadi di tengah masyarakat tanpa kita sadari.
Kasus ini tak jarang ditemukan di lingkungan sekolah, sebuah tempat yang seharusnya menjadi rumah untuk menanamkan moral dan ahlak, namun berubah fungsi sebagai tempat perundungan tak bermoral.
Seperti yang terjadi pada salah satu konten kreator bernama Helmi atau biasa dikenal publik dengan sebutan Thepaparock. Kejadian ini diduga terjadi pada anak semata wayangnya oleh sejumlah anak laki-laki yang terjadi di dalam lingkungan sekolah.
Berikut ini Popmama.com telah merangkum kejadian lengkap mengenai perundungan yang menimpa pada putri Helmi.
Table of Content
1. Kronologi kejadian

Kejadian bermula saat Helmi mengunggah kasus pelecehan dan bullying yang menimpa anaknya melalui kanal Instagram @thepaparock, Rabu, 22 Januari (2026).
Dalam keterangan, ia sempat membagikan isi pembicaraan grup siswa laki-laki SMPN 214 tersebut di akun Instagramnya. Hilmi menyebutkan, bahwa anaknya mendapat bullying sekaligus dilecehkan oleh teman sekolahnya secara berulang dan terjadi tak hanya di lingkungan sekolah saja, melainkan terjadi di luar lingkungan sekolah.
2. Mendesak agar segera mengambil tindakan hukum

Menanggapi kejadian naas ini, Helmi dengan cepat mendesak agar sekolah dan pihak terkait segera menindak tegas pelaku perundungan yang terjadi pada anaknya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, kasus ini telah dimediasi oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan pihak sekolah.
“Kami sudah memediasi, mencoba memediasi. Saat ini masih proses mediasi, tapi kami fokus sekarang kepada pendampingan anak-anak untuk didampingi psikisnya,” ucap Nahdiana.
Nadhiana juga menegaskan bahwa pertemuan ini telah dilakukan oleh orangtua korban dan menepis tanggapan bahwa pihak korban menilai proses mediasi terlihat tertutup.
Terkait dengan keputusan mediasi tersebut, pelaku telah dijatuhkan skors selama 2 hari tak boleh masuk untuk sekolah.
3. Korban diduga mengalami trauma psikologis

Melalui keterangan, korban diketahui mengalami trauma psikologis dan tidak diperbolehkan oleh orangtua korban bersekolah guna memulihkan kondisi psikologis yang dialami putrinya itu.
"Aku fokus ke mental anak ku dulu ya, Senin pasti akan aku update," jelas Hilmi.
4. Reaksi warganet

Kejadian yang viral dan menghebohkan media sosial ini tentu tak luput menjadi perhatian dari warganet.
Ada yang berpendapat bahwa kasus ini wajib diberikan keadilan sepenuhnya dan ada juga memberi semangat dalam menangani kasus perundungan yang terjadi pada putrinya.
“Semangat bang helmi, semoga keadilan akan berpihak kepadamu,” ucap salah satu pengikut melalui kolom komentar di Instagram @thepaparock.
Itulah informasi mengenai kasus perundungan yang terjadi pada salah satu influencer Thepaparock. Melalui kejadian ini, dapat menjadi pengingat untuk menjaga anak dari pelaku bullying.
Dengan cara memerhatikan dan mengecek mental anak mama. Penting juga untuk membangun komunikasi dua arah agar kejadian aserupa dapat segera mendapat pertolongan yang tepat.


















