5 Cara yang Wajib Dilakukan Ketika Anak Demam

Sudah pernah mencoba cara ini?

25 Maret 2020

5 Cara Wajib Dilakukan Ketika Anak Demam
thestir.cafemom.com

Semua orangtua tentu ingin semua anaknya terus sehat. Namun tak jarang, anak-anak seringkali mengalami demam apalagi jika suhu tubuhnya sudah mencapai angka 37° C atau lebih.

Saat kondisi tubuhnya anak sedang demam, maka tubuh sedang berusaha untuk melawan segala infeksi yang ingin menyerang sistem imun. 

Kondisi tubuh si Kecil yang panas akibat demam dapat membuatnya tidak bersemangat saat beraktivitas akibat dehidrasi.

Saat demam, suhu tubuh pun dapat naik turun bahkan dapat memicu anak mengigil. Kondisi ini juga yang dapat membuat tidur anak mama menjadi kurang nyenyak. 

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa cara menurunkan panas pada anak, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. Diharapkan setelah membacanya, suhu tubuh si Kecil bisa kembali normal dan dapat bermain-main kembali. 

Yuk Ma, disimak dan selalu menjaga kesehatan keluarga tercinta!

1. Mengompres anak menggunakan air hangat membantu menurunkan panas di tubuh anak

1. Mengompres anak menggunakan air hangat membantu menurunkan panas tubuh anak
todaysparent.com

Suhu tubuh anak yang tiba-tiba meningkat hingga terasa panas tentu membuat semua orangtua kebingungan.

Untuk meminimalisir rasa khawatir, sebaiknya mengompres si Kecil menggunakan air hangat agar suhu tubuh kembali normal. 

Untuk menurunkan panas pada tubuhnya, Mama perlu menggunakan air hangat bukan justru air dingin saat sedang ingin mengompres.

Air hangat memberikan sensasi tersendiri selama sedang melakukan kompres di bagian dahi karena terdapat efek evaporasi atau penguapan melalui pori-pori kulit. 

Cara menurunkan panas ini sudah dilakukan secara turun-temurun.

Sensasi dari air hangat ini tanpa disadari dapat membuat panas tubuh si Kecil menjadi lebih keluar akibat diberikan rangsangan saat dikompres. Hal inilah yang membuat panas di tubuhnya perlahan-lahan menurun. 

Baca juga: Kepala Bayi Panas Tetapi Tidak Demam? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

2. Memperbanyak minum air agar terhindar dari dehidrasi 

2. Memperbanyak minum air agar terhindar dari dehidrasi 
Unsplash/rawpixel

Ma, perlu diingat bahwa seseorang yang demam tak jarang mudah sekali merasa haus dan mengalami dehidrasi.

Hal ini dikarenakan saat demam, tubuh akan mengalami penguapan cairan sehingga asupan air perlu diperhatikan. 

Jika si Kecil sudah ada ciri-ciri mengalami demam dan suhu tubuhnya mulai meningkat, ada baiknya sudah memastikan bahwa pemberian cairan perlu dicukupi.

Usahakan untuk lebih banyak mengonsumsi air putih agar dirinya tidak kehilangan tenaga dan mudah merasa lemas.

Mengonsumsi banyak air putih dapat membantu tubuh menjadi lebih cepat mengeluarkan seluruh suhu panas di dalam tubuh.

Rutinlah mengonsumsi air sedikit demi sedikit, namun sering untuk memenuhi cairan di dalam tubuh. 

Untuk tidak membuat dehidrasi semakin bertambah parah atau bahkan kehilangan banyak cairan, si Kecil perlu dihindari berbagai minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi termasuk minuman bersoda. 

Baca juga: 

Editors' Picks

3. Memperbanyak mengonsumsi buah-buahan segar sebagai imun tubuh

3. Memperbanyak mengonsumsi buah-buahan segar sebagai imun tubuh
Freepik/jannoon028

Suhu tubuh si Kecil meningkatkan bisa terjadi karena kekebalan tubuhnya sedang tidak baik.

Salah satu faktor imun tubuh lemah karena kurang mengonsumsi buah-buahan, sehingga lebih mudah sakit.

Untuk mengurangi suhu tubuh anak yang semakin panas, sebaiknya mulai memperbanyak mengonsumsi buah.  

Pilihlah buah-buahan segar untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menurunkan suhu tubuh menjadi normal kembali.

Perlu Mama ketahui bahwa buah-buahan mengandung ion yang sangat diperlukan oleh tubuh selama demam terjadi.  

Beberapa buah yang bisa dikonsumsi seperti jeruk, semangka, kiwi hingga nanas karena mengandung cukup banyak cairan.

Selain itu, kandungan kalium pada pisang dapat menurunkan demam. 

Baca juga: Manfaat Pisang untuk Bayi, Punya Banyak Kandungan Nutrisi Lho!

4. Mengonsumsi asupan makanan berprotein dan mengandung probiotik

4. Mengonsumsi asupan makanan berprotein mengandung probiotik
Freepik/endriq007

Demam akan membuat suhu tubuh si Kecil menjadi lebih meningkat, sehingga dapat mengeluarkan keringat lebih banyak dari saat sedang sehat.

Selain mengonsumsi buah dan rutin memperbanyak air untuk cairan di dalam tubuh, nutrisi lain seperti protein juga diperlukan saat tubuh mengalami demam. 

Perlu diketahui bahwa protein dapat memberikan suplai energi, sehingga membantu kekebalan tubuh meningkat saat melawan berbagai jenis infeksi.

Sumber protein di makanan ini bisa menjadi alternatif untuk si Kecil di antaranya seperti tahu, tempe, telur, ayam, daging dan beberapa makanan lain.  

Sumber protein yang didapat dari makanan juga dapat mempercepat proses pemulihan setelah suhu tubuh anak-anak sudah kembali normal.

Selain itu, makanan probiotik juga dapat menurunkan demam karena memiliki bakteri baik yang mampu menjaga keseimbangan bakteri di usus. 

Dilansir dari Livestrong ada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan probiotik dapat menurunkan demam.

Makanan probiotik yang bisa dikonsumsi mulai dari tempe atau yogurt. 

Baca juga: 6 Sumber Protein Paling Baik untuk Tumbuh Kembang Anak

5. Menjaga suhu ruangan tetap sejuk serta menggunakan baju yang nyaman

5. Menjaga suhu ruangan tetap sejuk serta menggunakan baju nyaman
Freepik/vacharapongw

Saat kondisi tubuh si Kecil sudah terasa tidak sehat dan memperlihatkan kondisi demam, ada baiknya memastikan kondisi ruangan senyaman mungkin.

Bahkan dengan alat bantu penyejuk ruangan seperti AC atau kipas angin masih diperbolehkan karena dapat membantu sirkulasi udara, asalkan masih di batas normal. 

Mama pun perlu memastikan pakaian si Kecil tetap harus nyaman karena bisa memengaruhi kondisi tubuhnya.

Bila demam diiringi dengan menginggil, maka gunakan selimut dan menggunakan pakaian hangat agar tidak kedinginan. 

Nah, beberapa tips di atas dapat Mama terapkan untuk membantu menurunkan panas pada anak.

Bila suhu tubuhnya tidak kunjung normal ada beberapa hari, ada baiknya untuk segera pergi ke dokter sekaligus berkonsultasi. 

Ingat kesehatan anak dan keluarga tetap harus mendapatkan perhatian khusus ya, Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.