- Ikan sebagai sumber protein dan sejumlah nutrisi penting lainnya
- Telur yang mengandung protein
- Tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati
- Sayuran hijau yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral
- Kacang-kacangan sebagai sumber protein nabati dan berbagai zat gizi
Tidak Bisa Minum Susu saat Hamil karena Mual Muntah, Apa Solusinya?

- Mual muntah setelah minum susu cukup sering terjadi pada trimester awal karena perubahan hormon membuat pencernaan dan indra penciuman lebih sensitif terhadap aroma atau tekstur susu.
- Ibu hamil yang belum bisa minum susu dapat memenuhi nutrisi dari ikan, telur, tahu, tempe, sayuran hijau, dan kacang-kacangan; yang utama adalah kecukupan gizi.
- Susu dingin, rendah lemak, yogurt, keju, atau susu nabati terfortifikasi bisa dicoba. Bila mual muntah berat hingga sulit makan-minum, konsultasikan ke dokter kandungan.
Susu kehamilan dipandang sebagai tambahan nutrisi yang penting untuk perkembangan janin dalam kandungan. Namun, sayangnya tidak semua ibu hamil bisa menikmati susu kehamilan ini karena berbagai faktor. Misalnya pada trimester awal, rasa mual dan muntah yang muncul akibat perubahan hormon dapat membuat beberapa makanan atau minuman, termasuk susu, terasa sulit untuk dikonsumsi.
Hal ini dijelaskan oleh unggahan Instagram dr. Keven Tali, Sp.OG, @dokterkeven, yang menyebut kondisi mual atau muntah setelah minum susu cukup sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester awal. Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat sistem pencernaan dan indra penciuman menjadi lebih sensitif sehingga aroma atau tekstur susu bisa memicu rasa mual.
Namun, ibu hamil tidak perlu khawatir jika untuk sementara waktu belum bisa minum susu. Sebab, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi selama kehamilan tetap terpenuhi dari berbagai sumber makanan.
Berikut Popmama.com rangkum cara yang bisa dicoba jika tidak bisa minum susu saat hamil.
Table of Content
1. Penuhi kebutuhan nutrisi dari makanan lain

Freepik/gpointstudio Susu memang dikenal sebagai salah satu sumber kalsium dan protein, tetapi bukan satu-satunya pilihan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Menurut dr. Keven, hal terpenting bukanlah apakah ibu hamil harus minum susu atau tidak, melainkan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
“Yang terpenting bukan soal harus minum susu atau tidak, tapi kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi,” jelasnya di unggahan tersebut.
Beberapa makanan yang dapat menjadi sumber nutrisi selama kehamilan antara lain:
Jadi, apabila susu justru memicu mual atau muntah, ibu hamil bisa fokus terlebih dahulu pada makanan yang lebih mudah diterima tubuh.
2. Coba konsumsi susu dalam bentuk yang lebih nyaman

Pexels/Pavel Danilyuk Jika masih ingin mendapatkan nutrisi dari produk susu, ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk membuatnya terasa lebih nyaman.
dr. Keven juga menyarankan beberapa pilihan ketika susu cair terasa berat untuk dikonsumsi, termasuk memilih susu dengan aroma yang lebih minim atau mengonsumsi produk olahan susu.
“Kalau susu cair terasa berat, ibu hamil bisa coba memenuhi kebutuhan kalsium dan protein dari pilihan lain yang lebih nyaman di lambun,” tulis dr. Keven.
Beberapa alternatif yang bisa dicoba antara lain:
- Susu rendah lemak atau skim, jika jenis ini terasa lebih mudah diterima
- Susu dingin, karena suhunya dapat membuat aroma susu terasa lebih minim
- Yogurt atau keju, sebagai pilihan produk susu fermentasi
- Susu nabati yang sudah difortifikasi, terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D
Namun, pastikan susu nabati yang dipilih memang telah difortifikasi dengan nutrisi yang dibutuhkan, terutama kalsium dan vitamin D.
3. Tidak perlu memaksakan diri minum susu

Pexels/Márcio Carvalho Mual dan muntah selama kehamilan dapat membuat ibu hamil lebih sensitif terhadap aroma, rasa, maupun tekstur tertentu. Jika susu menjadi salah satu pemicu mual, tidak perlu memaksakan diri untuk mengonsumsinya.
Dalam penjelasan dr. Keven menyebut ibu hamil yang sementara belum bisa minum susu tetap dapat berfokus pada makanan yang mampu diterima oleh tubuh. Dengan begitu, ibu hamil tetap dapat berusaha memenuhi kebutuhan nutrisi melalui berbagai pilihan makanan dan minuman lain.
“Jadi kalau susu sementara belum bisa masuk, tidak apa-apa, ya. Fokus dulu ke makanan yang bisa diterima tubuh, sambil dipantau bersama dokter,” pungkasnya.
Jika mual dan muntah terasa sangat berat hingga membuat sulit makan atau minum, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter kandungan. Dokter dapat membantu memastikan kebutuhan nutrisi dan cairan selama kehamilan tetap terpenuhi.






















