Perjalanan kehamilan bukan hanya soal menjaga kesehatan janin di dalam kandungan, tetapi juga menjadi tahap awal untuk membentuk kebiasaan makan si Kecil di masa depan. Banyak Mama yang mungkin bertanya-tanya, apakah nutrisi yang dikonsumsi selama hamil benar-benar berpengaruh pada selera makan anak nantinya? Ternyata, jawabannya adalah iya.
Saat hamil, cairan ketuban yang ditelan oleh janin mengandung berbagai rasa dari makanan yang Mama konsumsi. Paparan rasa ini menjadi "pengenalan" pertama bagi si Kecil terhadap dunia kuliner. Artinya, apa yang Mama makan selama 9 bulan ke depan bisa menjadi fondasi bagi mereka untuk lebih mudah menerima makanan, termasuk sayur-sayuran.
Tentu saja, hal ini bukan berarti anak akan otomatis langsung menyukai brokoli atau bayam seketika setelah lahir. Namun, membangun kebiasaan makan sehat sejak masa kehamilan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Memperkaya variasi menu sehat di meja makan Mama hari ini bisa jadi kunci untuk si Kecil yang lebih lahap sayur nantinya.
Mari kita bahas lebih dalam bagaimana pola makan Mama di masa kehamilan memengaruhi selera makan si Kecil kelak, seperti yang dirangkum oleh Popmama.com berikut ini
