Mandi air panas, berendam di jacuzzi, atau menikmati sauna sering menjadi pilihan untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas yang padat. Sensasi hangat yang diberikan memang dapat membantu tubuh terasa lebih rileks dan nyaman setelah seharian beraktivitas.
Di sisi lain, ada anggapan yang cukup populer bahwa terlalu sering terpapar suhu panas dapat memengaruhi kualitas sperma. Tak sedikit orang yang kemudian bertanya-tanya apakah kebiasaan berendam air panas atau sauna benar-benar bisa berdampak pada kesuburan laki-laki.
Topik ini kembali menjadi perhatian setelah Prof. dr. Silvia W. Lestari, M.Biomed., Sp.And. membahasnya dalam podcast Heart to Health bersama Gritte Agatha. Menurutnya, suhu yang terlalu tinggi di area reproduksi dapat memengaruhi proses produksi sperma.
Lalu, benarkah mandi air panas dan sauna bisa membuat sperma menjadi "loyo"? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasan ahli dan sejumlah penelitian yang membahas kaitan antara paparan panas dan kualitas sperma.
