Stop Sekarang! 5 Hal Berbahaya yang Sering Dilakukan Saat Bayi Demam

Saat bayi demam, usahakan agar mengelap badannya dengan air hangat

30 Juni 2019

Stop Sekarang 5 Hal Berbahaya Sering Dilakukan Saat Bayi Demam
Freepik/napatcha

Si Kecil demam untuk pertama kalinya, Ma? Tentunya membuat Mama cemas dan panik.

Merasa khawatir saat anak demam merupakan hal yang wajar. Lalu ketika ini terjadi sebaiknya apa yang harus dilakukan orangtua?

Ya, apabila anak demam yang pertama dilakukan adalah jangan panik. Sebab banyak orangtua yang panik dan melakukan segala cara agar suhu tubuhnya menjadi turun. Namun beberapa tindakan tertentu bisa membahayakan kesehatannya.

Seperti apa saja tindakan-tindakan yang tidak boleh Mama lakukan? Berikut 5 hal yang tidak boleh dilakukan ketika bayi demam. Yuk, simak rangkumannya dari Popmama.com.

1. Bahaya 1: Mengompres bayi dengan air dingin

1. Bahaya 1 Mengompres bayi air dingin
Freepik/phduet

Saat tubuh anak sedang demam, biasanya Mama langsung mengompres tubuh si Kecil menggunakan air dingin. Tujuannya untuk menurunkan suhu tubuhnya. Padahal cara ini tidaklah tepat.

Menurut situs Hopkins Medicine, mengompres bayi yang demam dengan air es justru membahayakan kesehatannya dan membuat energi si Kecil jadi terbuang, sehingga tubuhnya pun semakin lemas.

Risiko membiarkan tubuhnya terkena air dingin saat demam juga malah dapat meningkatkan suhu tubuh si Kecil lebih tinggi lagi. Kendati demikian, sebagai gantinya Mama bisa gunakan air hangat untuk mengompres tubuh bayi.

Editors' Picks

2. Bahaya 2: Pakai alkohol untuk menurunkan demam

2. Bahaya 2 Pakai alkohol menurunkan demam
Freepik/vacharapongw

Cara lain yang sebagian lakukan untuk menurunkan demam adalah mengusapkan alkohol ke tubuh atau dahi anak.

Namun ternyata cara tersebut juga tidak boleh Mama lakukan, karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Penggunaan alkohol akan membuat anak menghirup langsung dan menyerap zat kimia ke tubuhnya, bahkan bayi pun menjadi lemas, lunglai hingga mengalami hipotermia yaitu penurunan suhu tubuh secara mendadak.

3. Bahaya 3: Memakaikan baju yang terlalu tebal

3. Bahaya 3 Memakaikan baju terlalu tebal
Freepik/Zilvergolf

Masih banyak orangtua yang suka memakaikan pakaian tebal saat bayinya demam. Padahal cara tersebut tidak tepat, karena hal itu akan membuat anak menjadi gerah dan akan meningkatkan suhu tubuhnya.

Sebaiknya saat bayi sedang dildanda demam gunakanlah selimut maupun baju yang membuat mereka nyaman dan bebas bergerak.

Untuk membantu suhu panas tubuh keluar dengan cepat, maka pilihlah pakaian bayi yang lebih tipis dan berbahan adem.

4. Bahaya 4: Tidak memenuhi asupan cairan anak

4. Bahaya 4 Tidak memenuhi asupan cairan anak
Freepik/skawee

Saat bayi mengalami demam, tentunya nafsu makan atau menyusunya akan berkurang. Itulah yang membuat bayi menangis. Ada sebagian orangtua yang tidak tanggap pada hal tersebut, ketika sang anak rewel Mama lebih fokus untuk menggendongnya.

Padahal saat bayi mengalami demam, kebutuhan cairan dalam tubuhnya akan semakin meningkat.

Agar bayi terhindar dari dehidrasi, maka segeralah memberi ASI yang mengandung sejumlah nutrisi untuk menyembuhkan demam secara alami dan memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.

5. Bahaya 5: Tidak memberikan obat penurun panas yang tepat

5. Bahaya 5 Tidak memberikan obat penurun panas tepat
Freepik/psodaz

Saat anak demam sudah lebih dari 38° Celcius, sebaiknya mengatasinya segera dengan tepat.

Sayangnya banyak orangtua yang langsung memberikan ibuprofen pada anaknya. Sementara pemberian ibuprofen tidak boleh terlalu sering, karena ibuprofen memiliki efek samping yang bisa menyebabkan iritasi lambung ringan dan mengencerkan darah bayi.

Di sisi lain obat penurun demam memang ampuh menormalkan suhu tubuh si Kecil. Namun, pemberian obat-obatan seperti ibuprofen tidak disarankan untuk bayi yang berusia di bawah 2 bulan. Kecuali sudah disarankan oleh dokter.

Jadi berikan obat parasetamol ketika suhu tubuh bayi sudah di atas 38° Celsius. Jangan lupa perhatikan dosis yang tepat untuk bayi. Di mana memberian obat penurun panas adalah agar anak merasa nyaman, bukan untuk mempertahankan suhu yang normal. 

Itulah 5 hal yang perlu orangtua hindari saat buah hatinya sedang demam. Sekarang Mama tak perlu panik lagi ketika bayi mengalami demam, segeralah lakukan pertolongan dengan cara yang tepat.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.