Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apakah Bayi Baru Lahir Bisa Melihat? Ini Penjelasannya

Freepik/krakenimages.com
Freepik/krakenimages.com
Intinya sih...
  • Bayi baru lahir bisa melihat, tapi pandangannya masih terbatas, kabur, dan belum fokus.
  • Penglihatan bayi berkembang pesat dari usia 1 hingga 12 bulan, mulai dari koordinasi mata dan tangan hingga kemampuan melihat warna.
  • Tanda-tanda gangguan penglihatan pada bayi antara lain air mata berlebih, kelopak mata merah, atau sensitivitas berlebihan terhadap cahaya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia terasa begitu asing sekaligus menarik bagi bayi yang baru lahir. Banyak hal baru yang perlahan harus ia kenali dan pelajari seiring waktu, mulai dari suara, sentuhan, hingga cahaya di sekitarnya. Setiap pengalaman pertama menjadi bagian penting dalam proses adaptasi si Kecil dengan lingkungan barunya.

Di sisi lain, kehadiran si Kecil juga memunculkan banyak pertanyaan di benak orangtua baru. Mulai dari tangisan, gerakan kecil, hingga tatapan matanya sering kali mengundang rasa penasaran. Tak heran jika salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah bayi sudah mampu melihat sejak ia dilahirkan.

Yuk, simak informasi mengenai apakah bayi baru lahir bisa melihat yang telah Popmama.com rangkum berikut ini.

1. Apakah bayi baru lahir bisa melihat?

Freepik/jcomp
Freepik/jcomp

Bayi baru lahir sudah bisa melihat tetapi pandangannya masih terbatas, kabur, dan belum fokus. Mengutip dari The Bump, Dokter Anak Denise Scott, MD, menjelaskan bahwa bayi dapat melihat dengan baik pada jarak sekitar 8–10 inci dari wajahnya.

“Itu kira-kira jarak antara bayi dengan orang yang menggendong dan menyusuinya,” ujar Dokter Denise Scott.

Sementara itu, Ron Benner, OD, Presiden American Optometric Association, menambahkan bahwa bayi baru lahir juga belum bisa membedakan dua objek yang berbeda dan hanya mampu mempertahankan tatapan selama beberapa detik. 

“Bayi baru lahir hanya mampu mempertahankan tatapan selama beberapa detik dan belum bisa membedakan dua objek yang berbeda. Pada beberapa bulan pertama kehidupan, mata bayi memang bisa terlihat belum terkoordinasi dengan baik, sehingga tampak juling atau bergerak ke sana kemari,” jelas Ron Benner.

2. Tahapan perkembangan penglihatan bayi

Freepik/jcomp
Freepik/jcomp
  • Usia 1 hingga 4 bulan

Pada beberapa bulan pertama, mata bayi mulai bekerja lebih selaras meski koordinasinya belum sempurna. Tak jarang satu mata terlihat bergerak sendiri atau tampak juling, dan kondisi ini umumnya masih normal.

Di fase ini, kemampuan koordinasi mata dan tangan si Kecil juga mulai berkembang. Bayi akan tampak mengikuti gerakan benda dengan matanya lalu mencoba meraih objek tersebut.

Meski penglihatan warna belum sepenuhnya berkembang, mainan dan selimut berwarna cerah dapat membantu menstimulasi penglihatannya. Sekitar usia 8 minggu, si Kecil biasanya sudah bisa fokus melihat wajah Mama dan Papa.

  • Usia 5 hingga 8 bulan

Memasuki usia ini, penglihatan bayi berkembang pesat dan mulai mengenal persepsi kedalaman atau jarak. Sekitar usia lima bulan, kedua mata bayi sudah bekerja lebih selaras untuk melihat dunia secara tiga dimensi.

Koordinasi mata dan tangan yang semakin baik membuat si Kecil senang mengambil, memutar, dan mengeksplorasi benda di sekitarnya. Bayi juga mulai tertarik pada buku bergambar dengan objek yang familiar.

Saat mulai merangkak atau bergerak aktif, koordinasi mata, tangan, dan tubuhnya pun ikut terasah. Pada tahap ini, kemampuan melihat warna juga semakin jelas.

  • Usia 9 hingga 12 bulan

Menjelang usia satu tahun, bayi sudah mampu memperkirakan jarak dengan cukup baik. Kemampuan ini sangat membantu saat si Kecil mulai bergerak menyusuri sofa atau berpindah dari satu area ke area lain. Bayi juga mulai bisa melempar benda dengan arah yang lebih terkontrol.

Di usia ini, penglihatan si Kecil sudah jauh lebih tajam, baik untuk jarak dekat maupun jauh. Ia dapat fokus pada benda yang bergerak cepat dan menikmati permainan seperti cilukba atau mencari mainan. Mama dan Papa sebaiknya terus mengenalkan nama-nama benda di sekitarnya agar perkembangan bahasa si Kecil semakin optimal.

3. Tanda-tanda bayi mengalami gangguan penglihatan

Freepik
Freepik

Sebagian besar bayi terlahir dengan kondisi mata yang sehat dan akan berkembang seiring pertumbuhannya. Meski demikian, gangguan mata dan penglihatan tetap bisa terjadi pada beberapa bayi.

Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai karena bisa menandakan adanya masalah pada mata si Kecil:

  1. Air mata keluar secara berlebihan

  2. Kelopak mata tampak merah atau berkerak

  3. Salah satu atau kedua mata sering bergerak tanpa fokus

  4. Sensitivitas berlebihan terhadap cahaya

  5. Pupil mata terlihat putih

Gejala tersebut bisa berkaitan dengan kondisi berikut:

  1. Saluran air mata yang tersumbat

  2. Infeksi pada mata

  3. Gangguan fungsi otot mata

  4. Tekanan bola mata yang lebih tinggi dari normal

  5. Gangguan serius seperti kanker mata

Jika Mama melihat salah satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Nah, itu dia rangkuman mengenai apakah bayi baru lahir bisa melihat. Semoga informasinya dapat membantu, ya, Ma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More

Resep Nasi Bakar Teri Nasi untuk MPASI, Bikin si Kecil Lahap Makan

04 Feb 2026, 14:00 WIBBaby