Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Jadwal dan Jenis Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

Jadwal dan Jenis Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi
Freepik.com
Intinya Sih

  • Bayi harus mendapatkan 5 jenis imunisasi dasar yaitu, Hepatitis B, Polio, BCG, DPT-Hb-Hib, dan MR.

  • Jadwal imunisasi yang direkomendasikan oleh WHO dan IDAI perlu diikuti agar tingkat keberhasilan imunisasinya bisa maksimal.

  • Ketika bayi tidak mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal, maka perlindungan terhadap virus dan bakteri penyebab penyakitnya jadi tidak maksimal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Imunisasi merupakan suatu upaya untuk membentuk kekebalan tubuh bayi dengan memberikan vaksin baik dengan cara suntikan ataupun diminum.

Bayi harus mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap agar kekebalan tubuhnya terbentuk sehingga tidak mudah terkena penyakit berbahaya seperti polio dan campak.

WHO dan Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) sudah membuat rekomendasi jadwal imunisasi dan jenis imunisasi apa saja yang perlu diberikan pada bayi.

Berikut Popmama.com telah rangkum jenis dan jadwal imunisasi dasar lengkap untuk bayi. Yuk, disimak, Ma!

Table of Content

Jenis Imunisasi Dasar Lengkap yang Harus Didapatkan Bayi

Jenis Imunisasi Dasar Lengkap yang Harus Didapatkan Bayi

vaksinbayi.png
Freepik.com

Terdapat 5  jenis imunisasi dasar atau yang utama yang harus diberikan pada bayi. Mengutip dari website IDAI, berikut jenisnya:

  1. Hepatitis B (HB)

Imunisasi ini perlu diberikan pada bayi untuk mencegah penyakit hepatitis B, yaitu  penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) yang menyerang organ hati dan menyebabkan peradangan hingga kerusakan hati.

Imunisasi hepatitis B diberikan melalui suntikan pada bagian otot paha bayi sebanyak 4 kali dan tambahan booster 1 kali.

  1. Polio

Bayi perlu mendapatkan imunisasi polio agar dapat terhindar dari penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan total. 

Imunisasi polio bisa diberikan melalui suntikan pada bagian otot paha bayi atau dengan cara diminum.

  1. BCG

Imunisasi BCG diberikan pada bayi dengan tujuan untuk mencegah penyakit TBC (tuberkulosis) yang menyerang organ paru-paru hingga organ lainnya seperti otak, tulang, sendi, dan ginjal.

Imunisasi BCG diberikan melalui suntikan ke dalam jaringan kulit pada lengan kanan atas bayi.

  1.  DPT-Hb-Hib

Imunisasi DPT-Hb-HiB diberikan pada bayi untuk mencegah penyakit difteri, pertusis atau batuk rejan, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis atau radang otak.

Jenis imunisasi DPT-Hb-HiB diberikan melalui suntikan di daerah otot paha atas.

  1.  MR

Imunisasi MR diberikan pada bayi untuk mencegah penyakit gondok, campak, dan rubella. Imunisasi MR diberikan melalui suntikan ke jaringan kulit pada lengan atas. 

Jadwal Imunisasi Dasar Lengkap

vaksinbayi1.png
Freepik.com

Jadwal imunisasi yang telah direkomendasikan oleh WHO dan IDAI perlu diikuti agar tingkat keberhasilan imunisasinya bisa maksimal. Berikut jadwal imunisasi dasar lengkap untuk bayi:

  • Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi Hepatitis B diberikan sebanyak 4 kali dan bisa tambahan booster 1 kali. Diberikan saat bayi baru lahir, di usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Vaksin booster hepatitis B akan diberikan saat bayi berusia 18 bulan.

  • Polio

Imunisasi Polio diberikan sebanyak 4 kali. Dosis pertama bisa diberikan saat bayi baru lahir hingga 1 bulan, lalu diberikan saat bayi berusia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.

  • BCG

Imunisasi BCG hanya diberikan sebanyak 1 kali dan bisa diberikan saat bayi baru lahir hingga usia 1 bulan.

  •  DPT-Hb-Hib

Imunisasi DPT-Hb-Hib diberikan sebanyak 4 kali, yaitu diberikan saat bayi berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan 18 bulan.

  • MR

Imunisasi MR diberikan sebanyak 1 kali dan bisa tambahan booster 1 kali. Dosis yang primer atau wajib diberikan saat bayi usia 9 bulan dan imunisasi booster saat usia 15 hingga 18 bulan.

Bagaimana jika Terlambat Jadwal Imunisasi?

baby4month..png
Freepik.com/bristekjegor

Jadwal imunisasi dibuat karena setiap jenis imunisasi bisa bekerja dengan efektif jika diberikan pada usia tertentu. 

Ketika bayi tidak mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal, maka perlindungan terhadap virus dan bakteri penyebab penyakitnya jadi tidak maksimal.

Jika si Kecil terlambat jadwal imunisasi, Mama bisa konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan jadwal susulan atau melanjutkan imunisasi sesuai jadwal yang tertunda.

IItu tadi informasi mengenai jadwal dan jenis imunisasi dasar lengkap untuk bayi. Semoga informasi ini bermanfaat!

FAQ Seputar Jadwal Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

Imunisasi dasar lengkap usia berapa?

Imunisasi dasar lengkap harus diberikan pada anak sejak usia 0–24 bulan dan terus berlanjut hingga anak berusia 18 tahun. Pemberian imunisasi ini pun harus mengikuti jadwal imunisasi dasar lengkap yang telah ditetapkan oleh Kemenkes dan IDAI.

Apa resiko jika bayi tidak diimunisasi?

Anak yang tidak diimunisasi juga lebih rentan terhadap masalah kesehatan lain seperti campak, diare, pneumonia, kebutaan, bahkan malnutrisi.

Apa yang dimaksud imunisasi dasar lengkap?

Imunisasi dasar lengkap menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah imunisasi yang diberikan kepada bayi sejak lahir hingga berusia 11 bulan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Erick akbar
Wahyuni Sahara
Erick akbar
EditorErick akbar
Follow Us

Latest in Baby

See More