Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Growth Spurts pada Anak Perempuan, Seperti Apa Tandanya?

Growth Spurts pada Anak Perempuan, Seperti Apa Tandanya?
Pexels/Janko Ferlic

Growth spurts atau lonjakan pertumbuhan adalah hal yang terjadi selama beberapa kali dalam masa pertumbuhan seorang anak. Ketika masih bayi, growth spurts membuat bayi mama menjadi lebih rewel, mudah lapar, dan terganggu tidurnya. 

Namun, seiring bertambahnya usia, growth spurts terjadi bertahan dan mungkin tidak disadari orangtua karena begitu cepatnya lonjakan pertumbuhan ini terjadi. Terutama ketika anak perempuan memasuki masa puber. 

Bagi mama yang memiliki anak perempuan, Popmama.com telah merangkum hal-hal seputar growth spurts anak perempuan yang perlu diketahui orangtua, dilansir dari Very Well Family:

1. Kapan growth spurts anak perempuan terjadi?

Pexels/Misha Voguel
Pexels/Misha Voguel

Sebagian anak perempuan mengalami growth spurts terkait masa puber yang cukup signifikan sekitar usia 11 tahun. 

Meskipun begitu, kapan growth spurts anak perempuan terjadi sangat bervariasi. Ada yang bahkan sudah memulainya semenjak usia 8 tahun dan sudah berhenti di usia 15-16 tahun. 

Anak perempuan biasanya mulai pubertas satu atau dua tahun sebelum mendapatkan menstruasi pertamanya. 

2. Apa yang terjadi saat anak perempuan mengalami growth spurts?

Pexels/Ron Lach
Pexels/Ron Lach

Perubahan hormon karena memasuki masa pubertas memengaruhi pertumbuhan anak. Berikut ini beberapa perubahan pertumbuhan pada anak perempuan yang lazim terjadi:

  • Penambahan tinggi badan, sekitar 5-7 cm sampai menstruasi terjadi
  • Payudara mulai berkembang
  • Rambut kemaluan dan rambut ketiak yang mulai tumbuh
  • Organ reproduksi yang mulai tumbuh
  • Jerawat, keringat, dan bau badan meningkat
  • Perubahan hormon, seperti estrogen dan progesteron yang menyebabkan kuulit menjadi lebih berminyak
  • Perubahan suasana hati karena perubahan hormon yang menyebabkan emosi yang intens berubah cepat
  • Perubahan ukuran kaki

3. Kapan growth spurts anak perempuan berhenti?

Pexels/cottonbro
Pexels/cottonbro

Setelah periode growth spurts yang begitu cepat ini, anak perempuan akan mengalami menstruasi. Biasanya pertumbuhan anak tidak seagresif sebelumnya. 

Mereka mungkin akan bertambah tinggi sekitar 5-7 cm lagi, tetapi itu biasanya merupakan pertanda akhir dari masa pertumbuhan fisik mereka. 

Payudara juga bisa berhenti bertumbuh pada masa ini, atau sedikit lagi bertumbuh selama beberapa tahun lagi. 

4. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak

Pexels/Ron Lach
Pexels/Ron Lach

Hormon bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak di masa pubertasnya. Beberapa hal ini juga berpengaruh terhadap growth spurts anak perempuan, antara lain:

  • Kecukupan gizi dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari
  • Faktor genetik dari orangtua atau pun jika adanya kelainan genetik, seperti sindrom Down atau sindrom Marfan
  • Masalah terkait hormon, misalnya tingkat tiroid yang terlalu rendah
  • Sakit kronis

5. Apa yang harus dilakukan jika anak perempuan tidak mengalami pertumbuhan seperti yang diharapkan?

Pexels/Pavel Danilyuk
Pexels/Pavel Danilyuk

Semua anak akan berkembang pada waktunya sendiri. Tetapi apabila putri mama belum mendapatkan menstruasi atau menunjukkan tanda-tanda perkembangan hormonal lainnya pada usia 15 tahun, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. 

Keterlambatan pertumbuhan bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, ketidakseimbangan hormon, atau kekurangan gizi. 

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Related Articles

See More

Stella Christie: Perbedaan Anak Lebih Banyak Main Daripada Les

30 Apr 2026, 21:24 WIBBig Kid