Anak 6 Tahun Belum Stabil Emosi? Ini yang Harus Orangtua Pahami

Memasuki usia 6 tahun, anak-anak memang menunjukkan banyak kemajuan. Mereka mulai bisa diajak diskusi, menjelaskan pendapat, bahkan menggunakan logika sederhana.
Tak heran jika banyak orangtua mulai memberi tanggung jawab lebih dan berharap mereka bisa bersikap lebih dewasa. Namun di balik pencapaian tersebut, otak anak usia 6 tahun masih jauh dari matang, Ma.
Mereka terlihat besar, tapi secara emosional masih sangat rentan. Ekspektasi yang terlalu tinggi justru bisa mengganggu kepercayaan diri mereka.
Lalu, apa saja sebenarnya yang masih sulit dilakukan anak 6 tahun? Berikut Popmama.com rangkumkan beberapa hal yang perlu orangtua pahami.
1. Kontrol diri bisa hilang saat lelah atau lapar

Jangan kaget kalau anak yang biasanya penurut tiba-tiba mengamuk di tempat umum, Ma.
Biasanya, kondisi ini akan terjadi ketika anak merasa lelah atau lapar, karena kemampuan mereka mengontrol emosi bisa menurun drastis.
Bukan karena mereka nakal, tapi karena cadangan energi untuk bersikap baik sudah habis.
2. Belum bisa memecahkan masalah dengan baik

"Coba tenang dulu, bilang baik-baik." Mungkin ini sering kita ucapkan saat ingin menenangkan anak.
Padahal, meminta anak berpikir jernih saat emosinya tengah melanda justru sama sulitnya dengan kita diminta berpikir rumit saat panik.
Anak usia ini masih butuh didampingi, bukan diinstruksikan. Jadi, pastikan selalu ada disamping anak untuk membantu menyelesaikan masalah, bukan langsung mendiktekan ya, Ma.
3. Belum bisa konsisten

Kalau Mama melihat hari ini anak bisa mandiri dan bertanggung jawab, tapi besoknya bisa berantakan lagi. Jangan langsung memarahi, ya.
Ini wajar, Ma. Perkembangan anak itu seperti anak tangga, bukan jalur landai. Naik turun adalah bagian dari proses, bukan kemunduran.
4. Berantem dengan teman tak bisa diselesaikan sendiri

Bagi kita, rebutan buku cerita atau sekadar mainan mungkin hal yang sepele. Tapi bagi anak 6 tahun, itu adalah masalah besar.
Kemampuan sosial dan emosional anak di usia ini masih belum cukup matang untuk menyelesaikan konflik sendiri, Ma. Mereka tetap butuh bimbingan orangtua untuk bantu menyelesaikan masalah dengan temannya.
Bagi Mama yang punya anak usia 6 tahun, emosi mereka memang masih naik-turun seperti roller coaster. Kadang bisa mandiri, kadang lengket terus.
Hal terpenting yang perlu kita lakukan sebagai orangtua adalah tetap jadi tempat aman buat mereka, apa pun kondisinya. Sisanya, jalanin aja dulu.
Mereka masih punya banyak waktu untuk tumbuh. Tugas kita adalah menemani dengan hati yang sabar. Semangat selalu, Mama!


















