Rekomendasi Mainan Edukatif untuk Anak Usia 5 Tahun

Bisa jadi sarana mengasah kemampuan anak sebelum memasuki usia sekolah, Ma

19 Juni 2020

Rekomendasi Mainan Edukatif Anak Usia 5 Tahun
Pexels/Cotton Bro

Mama bisa lho memanfaatkan waktu bermain si Kecil untuk belajar sekaligus, jadi anak tetap bisa terhibur dan mendapatkan manfaat selama jam mainnya. Cara ini dapat dilakukan dengan menyediakan anak mainan edukatif. 

Tak hanya itu, mainan edukatif juga dapat bermanfaat untuk stimulasi perkembangan anak, seperti perkembangan fisik, motorik kasar dan halus, keberanian, kognitif (kemampuan berpikir) dan juga psikososial, Ma.

Ada beragam pilihan mainan edukatif yang dapat Mama berikan pada anak.

Berikut yang telah Popmama.com rangkum mainan edukatif anak 5 tahun secara lengkap dari berbagai sumber. Siapa tahu bisa jadi referensi Mama!

1. Puzzle

1. Puzzle
Pexels/Markus Spiske

Puzzle telah dikenal sejak lama sebagai mainan edukatif untuk anak. Mama dapat memilih beragam tema dan topik, seperti huruf alfabet, bentuk, sayuran, angka, hewan peliharaan, transportasi, dan warna.

Dari permainan puzzle ini kemampuan kognitif anak dapat terlatih.

Hal ini karena puzzle dapat meningkatkan kesadaran spasial visual anak dan mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang beragam tema dan topik tersebut. 

Mengutip laman learning4kids, melengkapi puzzle, bahkan puzzle yang paling sederhana pun juga dapat melatih kemampuan anak dalam memecahkan sebuah masalah.

Saat bermain puzzle, anak Mama harus berpikir dan mengembangkan strategi tentang cara menyusun puzzle hingga berhasil.

Proses seperti ini sangat bagus karena melibatkan pemecahan masalah, keterampilan bernalar, dan mengembangkan solusi yang nantinya dapat terus berkembang dalam kehidupan pribadi anak hingga dewasa. 

Editors' Picks

2. Stiker mosaik

2. Stiker mosaik
Instagram.com/bella_edutoys

Jika Mama ingin membuat si Kecil lebih mengenal ragam warna dan angka, mainan edukatif berupa stiker mosaik dapat menjadi pilihan. Ajak anak untuk menempelkan stiker warna-warni sesuai dengan angka dalam buku petunjuk. 

Ada banyak jenis stiker mosaik yang dapat Mama pilih. Mulai dari kumpulan stiker mosaik dalam bentuk buku atau stiker mosaik yang dapat ditempel sebagai dekorasi dinding. 

Permainan stiker mosaik ini juga dapat mengasah kemampuan berpikir anak karena selama proses bermain, si Kecil akan berusaha untuk menempelkan warna stiker sesuai dengan angkanya. 

3. Permainan blok

3. Permainan blok
Unsplash/Kelly Sikkema

Blok mainan atau yang biasa disebut dengan "blok bangunan," merupakan benda dengan bentuk padat yang digunakan untuk permainan konstruksi. Biasanya, permainan blok ini terbuat dari kayu, plastik, atau lego. Mama bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan.  

Sebuah studi menunjukkan bahwa permainan blok merupakan mainan yang edukatif. Hal ini karena dapat membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan motorik, koordinasi antara tangan dengan mata, dan kognitif.

Selain itu, permainan blok juga dapat mengasah kemampuan bahasa, kapasitas untuk kreatif, pemikiran yang berbeda, kompetensi sosial, dan keterampilan teknik, Ma.

Dilansir dari laman parentingscience, permainan blok sederhana ini bahkan dapat merangsang perkembangan motorik si Kecil, meskipun hanya melibatkan aktivitas menumpuk dan mengatur blok mainan. 

4. Pasir kinetik

4. Pasir kinetik
Instagram.com/mama.andmy.minime

Pasir kinetik adalah zat seperti pasir yang mudah dibentuk, tetapi juga dapat mengalir bebas. Pasir kinetik memiliki sifat seperti pasir basah pantai, tetapi tidak terlalu basah atau berair, tidak lengket, lembut, dan tidak mengembang.

Ada beragam produk pasir kinetik yang dijual di pasaran dengan berbagai warna dan alat perlengkapan. Misalnya, tambahan ember mainan, sekop mainan, dan lainnya yang dapat membuat waktu bermain anak lebih menyenangkan, Ma. 

Pasir kinetik ini akan membantu si Kecil dalam membantu mengembangkan keterampilan motorik halus. Mama bisa mengarahkan anak untuk meremas atau menghancurkan pasir kinetik untuk memperkuat kemampuan tangan anak.

Mama juga bisa mengarahkan anak untuk mengambil atau memotong pasir kinetik agar kemampuan menggenggam dan memotong dengan alat seperti sendok, sendok es krim, atau pisau mainan terlatih. 

Selain itu, pasir kinetik adalah bahan sensorik sempurna bagi anak-anak yang memiliki keinginan untuk menyentuh sesuatu secara terus menerus, karena mainan edukatif ini dapat menciptakan sensasi baru bagi indera peraba sang buah hati. 

5. Permainan kartu

5. Permainan kartu
Instagram.com/kocodio

Permainan kartu, seperti flash card yang berisi kartu-kartu bergambar dan dilengkapi kata-kata juga dapat menjadi mainan edukatif yang bisa Mama pilih.

Berikan anak flash card dengan beragam gambar-gambar yang telah dikelompokkan, seperti seri binatang, buah-buahan, pakaian, warna, atau angka.

Dikutip dari laman mylittlelearner, selain menarik, permainan kartu ini juga dapat meningkatkan perkembangan kognitif, meningkatkan kesadaran dunia di sekitar anak, meningkatkan keterampilan motorik halus, dan merangsang kemampuan berpikir sendiri. 

Mama dapat memanfaatkan permainan kartu sebagai sarana pembelajaran sekaligus.

Namun, buatlah waktu bermain dan belajar ini lebih efektif dengan cara membangun percakapan yang seru.

Misalnya, Mama menunjukkan gambar pada sebuah flash card dan mengenalkan nama gambar tersebut. Kemudian, ajak anak untuk menemukan benda-benda di sekitar rumah sesuai dengan gambar. 

Jika flash card berisi gambar kursi, Mama bisa mengajak anak untuk mencari dan menunjuk kursi. Begitu pun pada gambar-gambar berikutnya. 

Jadi proses bermain sambil belajar ini tak membosankan, Ma. 

Itulah beberapa ide permainan mainan edukatif anak 5 tahun.

Asah terus kemampuan si Kecil sebelum masa sekolahnya meskipun hanya melalui permainan sederhana ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.