Ibu hamil tetap boleh menikmati shabu-shabu selama memperhatikan keamanan makanan yang dikonsumsi. Hidangan hotpot seperti shabu-shabu sebenarnya bisa menjadi pilihan yang sangat sehat karena kaya akan protein dari daging serta vitamin dan asam folat dari sayuran hijau.
Hal paling penting yang perlu diperhatikan ibu hamil ketika makan shabu-shabu adalah tingkat kematangan makanan. Hindari mengonsumsi daging yang masih berwarna merah atau belum matang sempurna, termasuk daging dengan tingkat kematangan medium rare.
Sebaiknya, rebus daging di dalam kuah yang mendidih sampai bagian dalamnya benar-benar matang. Memasak bahan makanan hingga matang dapat membantu membunuh bakteri maupun parasit yang berpotensi menyebabkan infeksi.
Ibu hamil memang perlu lebih waspada karena infeksi dari makanan, seperti Listeria, Salmonella, dan Toxoplasma, dapat menimbulkan risiko bagi kehamilan.
Selain tingkat kematangan daging, perhatikan juga kebersihan bahan lainnya. Sayuran, jamur, dan pelengkap shabu-shabu sebaiknya sudah dicuci dengan baik sebelum dimasukkan ke dalam kuah.
Ibu hamil juga dianjurkan menggunakan sumpit atau penjepit yang berbeda untuk mengambil bahan mentah dan makanan yang sudah matang. Jangan menggunakan alat yang sama untuk mengambil daging mentah lalu digunakan untuk menyantap makanan matang karena dapat menyebabkan kontaminasi silang.